Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

  • 19 Jul 2026 16:25 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Sebanyak 289 murid baru SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikemas dengan konsep baru bertajuk Ignite Fest (Igniting Health-Heroes Generation Festival). Berlangsung selama lima hari, pada 13–17 Juli 2026, kegiatan ini menjadi wajah baru MPLS dengan menghadirkan suasana yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi para peserta.

Mengusung slogan “Ignite Fest: Spark Your Light, Own Your Future”, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi murid baru. Seluruh rangkaian juga mengangkat tema ‘RAMAH (Responsif, Adaptif, Mandiri, Aktif, dan Harmonis) di Era Society 5.0’, sebagai nilai yang diharapkan tumbuh dalam diri setiap peserta sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Kepala SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar, I Komang Rika Adi Putra, mengatakan, pengenalan lingkungan sekolah bukan sekadar agenda seremonial di awal tahun ajaran, tetapi juga menjadi momentum membangun karakter dan rasa memiliki terhadap sekolah.

“Kami ingin murid baru memulai perjalanan mereka dengan semangat yang positif. Melalui Ignite Fest, mereka tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga belajar membangun karakter yang responsif, adaptif, mandiri, aktif, dan harmonis sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh murid baru menjadikan sekolah sebagai rumah kedua agar proses belajar dapat dijalani dengan penuh semangat.

“Anggaplah sekolah seperti rumah. Kalau sudah seperti rumah, maka akan selalu bersemangat untuk sekolah,” katanya.

Pembukaan Ignite Fest ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Sekolah, dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan murid baru. Rangkaian pembukaan juga dimeriahkan dengan pementasan Tari Dhanwantari sebagai maskot SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar.

Ketua Panitia Guru, Kompiang Merta Yasa, menyebut Ignite Fest menjadi pengalaman baru dalam pelaksanaan MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar. Konsep festival dipilih untuk menciptakan suasana menyenangkan sekaligus memberi ruang bagi murid baru untuk berekspresi dan menunjukkan bakatnya.

“MPLS tahun ini sengaja dikemas dalam konsep festival agar murid baru dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan riang dan gembira. Meski prosesnya cukup melelahkan, suasana festival membuat rasa lelah itu seolah hilang,” ujarnya.

Selama pelaksanaan Ignite Fest, murid baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, tata tertib, ekstrakurikuler, fasilitas, dan sistem pembelajaran, tetapi juga mengikuti berbagai materi pengembangan diri, permainan edukatif, serta aktivitas interaktif lainnya. Sekolah turut menghadirkan narasumber dari KPU Provinsi Bali, BPD Bali, BNN Kota Denpasar, Polresta Denpasar, Puskesmas II Denpasar Utara, dan BPBD Kota Denpasar. Selain itu, influencer Putu Bahagiana, Ni Komang Intan Lestari (alumni), psikolog Putu Tania Lita Devi juga berbagi pengalaman dan motivasi kepada para peserta.

Ketua Panitia OSIS, Putu Dihari Purnama, mengungkapkan keberhasilan Ignite Fest tidak lepas dari kolaborasi antara OSIS, MPK, dan para guru. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari murid baru.

“Kerja sama dari OSIS, MPK, dan bapak ibu guru menjadi kunci utama kesuksesan Ignite Fest 2026. Ignite Fest kali ini seru banget, ada banyak tawa yang tercipta,” katanya.

Rangkaian Ignite Fest 2026 ditutup dengan penampilan artis Bali, Nanoe Biroe, yang disambut meriah oleh ratusan murid baru. Melalui konsep festival ini, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar berharap MPLS tidak hanya menjadi agenda pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi awal positif bagi murid baru untuk beradaptasi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menghadapi proses pembelajaran di era Society 5.0.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....