Pengurus PCNU se-Jateng Dukung Gus Yusuf Maju Calon Ketua Umum PBNU

  • 19 Jul 2026 11:45 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)Jawa Tengah
  • KH M Yusuf Chudlori ( Gus Yusuf)
  • Muktamar NU ke-35
  • Pondok Pesantren API Tegalrejo,

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang - Sebanyak 22 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Jawa Tengah meminta Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang KH M Yusuf Chudlori ( Gus Yusuf) untuk maju dalam pemilihan Ketua PBNU,pada Muktamar NU ke-35. Permintaan tersebut disampaikan melalui maklumat para pengurus cabang dan masyayikh ( tokoh ulama) dalam “Lamaran Ageng” di Pondok Pesantren API Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu malam , 18 Juli 2027.

“Kami meminta Gus Yusuf untuk dicalonkan menjadi calon Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 di Jombang. Untuk Jateng sudah ada 22 PCNU yang mendukung, sebenarnya ada lebih dari 22 PCNU, tetapi belum bisa hadir, karena lamaan agung ini dipercepatkan jadwalnya,” kata Rois Syuriah PCNU Temanggung, Muhammad Furqon.

Ia mengatakan, para pengurus PCNU se-Jawa Tengah menilai Gus Yusuf merupakan figur yang santun dan sosok yang mampu merangkul semua seluruh elemen NU serta mengembalikan fokus organisasi pada khidmah kepada umat dan jam’iyah. Selain itu, pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo tersebut juga dinilai menjalankan program-program organisasi NU,seperti membangun rumah sakit, pondok pesantren salaf maupun modern.

Menurutnya, para pengurus PCNU menilai NU membutuhkan kepemimpinan yang sejuk dan mampu menjaga keseimbangan di tengah dinamika internal. PBNU diharapkan tidak tersandera konflik, tetapi kembali memperkuat pelayanan melalui pendidikan, pesantren, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kaderisasi, serta penguatan organisasi hingga tingkat cabang dan ranting.

“Di bawah kepemimpinan Gus Yusuf, NU akan semakin bermatabat. Mengembalikan kedaulatan ekonomi, politik dan kedaulatan Kesehatan,” tandasnya.

Terpisah Gus Yusuf mengatakan, pinangan dari para pengurus PCNU se-Jateng tersebut merupakan amanah yang berat . Untuk itu, dirinya berharap adanya dukungan semua pihak.

“Tadi, kami menerima pinangan dari para pengurus PCNU se-Jateng dan kami hanya bisa menjawab dengan ‘Bismillah’. Tugas yang diembankan , yakni untuk Kembali merajut PBNU agar bisa solid dan kembali menyatu,” kata Gus Yusuf.

Ia menambahkan, apabila diberi amanah menjadi Ketua PBNU, dirinya akan memperbaiki tata kelola organisasi agar menjadi tata kelola yang terbuka, akuntabel dan transparan. Selain itu, program Pendidikan, yang menjadi tantangan yakni kemerosotan dalam dunia pondok pesantre, karena pesantren merupakan NU dan NU merupakan pesantren.

“ Pondok pesantren salaf merupakan harus berdampingan . Pondok pesantren harus menjadi jawaban kebutuhan masyarakat dan di dalamnya ada layanan Kesehatan,” ujarnya.

Selain mendapat dukungan dari pengurus PCNU se-Jateng, dukungan lainnya berasal dari Himpunan Alumni Santri Lirboyo, IMAP Itiihadul Mutakhorijin Al-Falah Ploso. Juga beras dari alumni Asrama Perguruan Islam Tegalrojo dan para kiai sepuh NU dari berbagai bagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. (wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....