Gempa Tektonik M 3,8 Berkedalaman 82 Kilometer Guncang Badung
- 20 Jul 2026 10:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Wilayah Badung, Bali sekitar pukul 03.55.40 Wita, Minggu 19 Juli 2026 diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan gempabumi ini bermagnitudo 3,8. Episenter terletak pada koordinat 8,95° LS; 115,62° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km Timur Kuta Selatan, Bali pada kedalaman 82 km.
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi memiliki pergerakan turun (Normal Fault).
“Sekitar pukul 03.55.40 Wita, wilayah Badung Bali diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,8. Gempabumi yang diakibatkan aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia itu berlokasi di darat pada jarak 47 km Timur Kuta Selatan pada kedalaman 82 km,” ujar Cahyo Nugroho.
Cahyo Nugroho menambahkan, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Badung dan Gianyar II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) . Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga hari Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.40 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau memastikan dan mengikuti informasi resmi bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....