Kekeringan di Banyuasin, BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga

  • 18 Jul 2026 21:25 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • BPBD Kabupaten Banyuasin menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan pasokan akibat musim kemarau.
  • Penyaluran air bersih telah dilakukan selama sekira sepekan terakhir sebagai respons atas laporan dari masyarakat dan pemerintah setempat.
  • Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan krisis air bersih yang diterima dari warga, pemerintah desa, dan kelurahan di sejumlah wilayah Banyuasin.

RRI.CO.ID, Banyuasin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas laporan masyarakat dan pemerintah setempat mengenai krisis air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Banyuasin, Reza Agust Perdana, mengatakan, penyaluran air bersih telah dilakukan selama sekitar sepekan terakhir. Langkah itu merupakan tindak lanjut atas laporan yang diterima dari warga, pemerintah desa, maupun pemerintah kelurahan.

Hingga pertengahan Juli 2026, BPBD telah mendistribusikan bantuan air bersih ke tiga kelurahan di Kecamatan Banyuasin III. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Pangkalan Balai, Kelurahan Mulia Agung, dan Kelurahan Kayuara Kuning yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

"Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait kekurangan air bersih agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau," kata Reza, di Pangkalan Balai, Sabtu, 18 Juli 2026.

BPBD mengimbau masyarakat yang mengalami krisis air bersih segera berkoordinasi dengan ketua RT, RW, pemerintah desa, atau kelurahan. Laporan tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada BPBD maupun Dinas Sosial agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Selain melalui pemerintah setempat, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan secara langsung melalui layanan pusat panggilan BPBD maupun Dinas Sosial. Mekanisme tersebut disiapkan untuk mempercepat respons terhadap wilayah yang membutuhkan bantuan.

"Apabila ada warga yang mengalami kesulitan air bersih, segera laporkan agar bantuan dapat segera kami salurkan," ujarnya.

Sementara itu, BPBD menjelaskan penanganan kekeringan pada sektor pertanian menjadi kewenangan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin. Para petani yang terdampak diminta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperoleh dukungan, seperti pemanfaatan sumur bor maupun pompanisasi.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijaksana selama musim kemarau. Air yang tersedia diharapkan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok, seperti minum dan memasak, sehingga pasokan dapat dimanfaatkan secara efektif hingga kondisi kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....