PDAM Lumpuh Puluhan Tahun, Warga Kenten Kesulitan Akses Air Bersih

  • 13 Jul 2026 23:26 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin – Warga di Jalan Kenanga, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, mengeluhkan air PDAM yang telah mati selama bertahun-tahun. Kondisi tersebut menyebabkan warga kesulitan memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau yang masih berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Akibat terbatasnya pasokan air, sebagian warga terpaksa membeli air bersih atau berjalan cukup jauh untuk mengambil air dari sumur demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan hampir seluruh warga di kawasan tersebut. Sejumlah sumur milik warga mengalami penyusutan debit air, bahkan ada yang mengering sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan.

Kondisi itu membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air. Sebagian lainnya memilih menimba air dari sumur yang lokasinya cukup jauh dari permukiman.

Salah seorang warga, Heriadi, mengatakan persoalan akses air bersih telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penyelesaian yang memadai.

"Masalah air bersih ini sudah kami rasakan lebih dari sepuluh tahun. Kami berharap ada solusi yang nyata agar warga tidak terus mengalami kesulitan," ujarnya, Minggu, 12 Juli 2026.

Selain bergantung pada air yang dibeli, warga juga mengaku pasokan air dari PDAM belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan keterangan warga, pada Juni lalu air hanya mengalir dua kali dalam sebulan, sedangkan pada awal Juli baru mengalir sekali.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar keluarga harus mengatur penggunaan air secara ketat agar tetap mencukupi kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.

Heriadi menjelaskan, sekitar 80 persen warga kini membeli air bersih sebagai alternatif. Untuk memenuhi kebutuhan satu keluarga, warga rata-rata membeli sekitar 1.000 liter air dengan biaya sekitar Rp80 ribu setiap pekan.

"Kalau kondisi ini terus berlanjut, tentu beban masyarakat akan semakin berat karena kebutuhan air merupakan kebutuhan pokok setiap hari," katanya.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah penanganan, baik melalui perbaikan fasilitas air PDAM, peningkatan pelayanan distribusi air bersih, maupun penyaluran bantuan air selama musim kemarau. Mereka juga menginginkan solusi jangka panjang agar krisis air bersih tidak terus berulang setiap tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....