Warung Remang-remang Kembali Muncul, Pemkot Pekanbaru Siap Bertindak

  • 18 Jul 2026 16:58 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kemunculan kembali sejumlah warung remang-remang di kawasan Air Hitam, Kota Pekanbaru, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Aktivitas warung tenda biru yang beroperasi hingga larut malam tersebut dinilai mengganggu ketertiban masyarakat.

Selain beroperasi hingga dinihari, sejumlah warung tersebut diduga menyediakan minuman beralkohol serta memutar musik dengan suara keras. Kondisi itu memicu keresahan warga sekitar yang meminta adanya tindakan dari pemerintah daerah.

Menanggapi laporan masyarakat, Tim Yustisi Kota Pekanbaru kembali melakukan pemantauan terhadap keberadaan warung remang-remang yang mulai bermunculan di beberapa titik. Sebelumnya, aparat gabungan juga telah melakukan penertiban terhadap lokasi serupa pada Juni 2025 lalu.

Saat itu, penertiban dilakukan di sejumlah kawasan, mulai dari sekitar Jalan SM Amin hingga wilayah Air Hitam. Namun setelah beberapa waktu, aktivitas warung remang-remang kembali ditemukan di kawasan tersebut.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho membenarkan adanya laporan terkait munculnya kembali warung-warung tersebut. Ia menyebut Satpol PP Kota Pekanbaru telah diminta untuk segera mengambil langkah penertiban.

"Kami sudah menerima laporan, memang ada beberapa yang kembali muncul. Ini menjadi perhatian dan segera akan dilakukan penertiban," kata Agung, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, pemerintah tidak akan membiarkan lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan sosial berkembang di Kota Pekanbaru. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga ketertiban dan mencegah aktivitas yang melanggar aturan.

"Kami tegaskan tidak ada ruang bagi aktivitas yang mengarah pada praktik prostitusi atau tindakan yang bertentangan dengan norma di Kota Pekanbaru," ujarnya.

Agung juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan terhadap berbagai aktivitas masyarakat yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif, termasuk persoalan sosial dan kesehatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....