Siswa MPLS di Magetan Dapat Pembekalan Disiplin, Integritas dan Anti Bulliying

  • 18 Jul 2026 17:16 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Sebanyak 500 peserta didik baru dari SMKN 1 Magetan dan SMAN 3 Magetan mengikuti pembinaan karakter dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang digelar di Lapangan Inspol Ismiadi, Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan itu membekali siswa dengan materi kedisiplinan, pencegahan perundungan (bullying), bahaya narkoba, judi online, hingga etika bermedia sosial.

Peserta terdiri atas 180 siswa SMKN 1 Magetan dan 320 siswa SMAN 3 Magetan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari MPLS untuk membekali siswa baru sebelum memulai proses belajar di sekolah. Pembinaan diantaranya diberikan langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Dalam paparannya, Erik menekankan bahwa masa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kebiasaan positif yang akan berguna di masa depan.

"Masa sekolah bukan hanya tentang memperoleh nilai akademik yang baik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama," ujarnya.

Selain menanamkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab, Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan remaja. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, perundungan, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat berdampak buruk terhadap masa depan siswa.

"Biasakan datang tepat waktu, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru, serta bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan. Hindari perundungan, penyalahgunaan narkoba, judi online, maupun penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak masa depan," kata Erik.

Tak hanya mendengarkan materi, para peserta juga diberi kesempatan berdialog langsung dengan Kapolres. Dalam sesi tanya jawab, siswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar dampak judi online, penyalahgunaan narkoba, bullying, hingga cara menggunakan media sosial secara bijak.

Pihak sekolah berharap pembinaan tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta didik baru dalam menjalani kehidupan sekolah. Selain memahami tata tertib, para siswa diharapkan mampu membangun sikap disiplin, menghargai sesama, dan menghindari berbagai perilaku yang berpotensi mengganggu proses belajar maupun merugikan diri sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....