Basarnas Intensifkan Pencarian Korban Tenggelam KM Nurul Salsa
- 18 Jul 2026 14:14 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Makassar : Memasuki hari keempat operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Basarnas Kelas A Makassar kembali memperluas area pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu ,18 Juli 2026.
Perluasan area pencarian dilakukan setelah tim SAR gabungan mengevaluasi kondisi cuaca, arah angin, arus laut, serta lokasi penemuan sejumlah petunjuk di sekitar area operasi. Pada hari keempat ini, luas wilayah pencarian mencapai 448 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam dua sektor agar proses penyisiran dapat berlangsung lebih efektif.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI AL, TNI AU, Polair, BPBD, Syahbandar, Pos SAR Selayar, nelayan setempat, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Search and Rescue Unit (SRU) pertama menggunakan kapal nelayan dari Kepulauan Sabalana untuk menyisir area seluas 140 nautical mile persegi di sekitar perairan Pulau Sabalana hingga Pulau Mataalang.
Sementara itu, SRU kedua mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 untuk melakukan pencarian di sektor seluas 308 nautical mile persegi, meliputi perairan Pulau Mataalang hingga Selat Makassar.
Kepala Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan hasil analisis pergerakan arus laut dan angin yang diperkirakan memengaruhi hanyutnya korban.
"Pada hari keempat ini kami kembali memperluas area pencarian menjadi 448 nautical mile persegi. Seluruh unsur SAR gabungan bekerja secara maksimal dengan membagi sektor pencarian agar proses penyisiran lebih efektif," ujar Muhammad Arif Anwar.
Ia menambahkan, faktor cuaca, arah angin, dan arus laut terus menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah pencarian setiap harinya. "Kami juga terus memperhitungkan faktor cuaca, arah angin, dan arus laut sebagai dasar penentuan area pencarian," tambahnya.
Berdasarkan data sementara, KM Nurul Salsa mengangkut 78 orang saat insiden terjadi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 penumpang berhasil ditemukan selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara 25 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Arif menegaskan seluruh personel SAR gabungan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan. "Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar. Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus mengerahkan kemampuan terbaik dalam upaya menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang," tutupnya.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan hasil evaluasi harian, kondisi di lapangan, serta informasi terbaru yang diperoleh dari seluruh unsur SAR gabungan.(**)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....