Hadapi Kemarau, Perumda Tirta Pakuan Diminta Salurkan Air Bersih

  • 18 Jul 2026 00:07 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Perumda Tirta Pakuan siap Distribusikan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan. Hal itu setelah Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor segera menyalurkan bantuan air bersih kepada warga.
  • Saat ini Perumda Tirta Pakuan melayani 197.638 sambungan rumah (SR) atau sekitar 75,46 persen dari total rumah tangga di Kota Bogor.

RRI.CO.ID, Bogor - Perumda Tirta Pakuan siap mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Hal itu setelah Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, meminta agar perusahaan daerah itu segera menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mulai terdampak kekeringan di sejumlah wilayah. Permintaan tersebut disampaikan menyusul berkurangnya ketersediaan air bersih di beberapa kawasan akibat musim kemarau.

Perubahan iklim yang dipengaruhi fenomena El Nino dan La Nina menyebabkan penurunan cadangan air di sejumlah wilayah Kota Bogor. Kondisi ini terutama dirasakan masyarakat yang masih mengandalkan sumur sebagai sumber air utama dan belum memiliki sambungan air bersih.

Untuk mengatasi kebutuhan mendesak masyarakat, Dedie Rachim menginstruksikan Perumda Tirta Pakuan menyiapkan armada tangki air guna mendistribusikan pasokan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

“Perumda Tirta Pakuan harus hadir membantu warga yang terdampak kekeringan dengan menyiapkan distribusi air bersih melalui tangki air," ujar Dedie Rachim.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Kota Bogor juga mendorong masyarakat yang belum menjadi pelanggan Perumda Tirta Pakuan agar segera mengajukan pemasangan sambungan baru. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperluas akses air bersih sekaligus mengantisipasi dampak musim kemarau pada masa mendatang.

Musim kemarau juga mulai memengaruhi ketersediaan air baku yang dikelola Perumda Tirta Pakuan. Debit Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane sebagai sumber utama pengolahan air bersih dilaporkan mengalami penurunan sehingga memerlukan pemantauan secara berkala.

Dedie Rachim meminta Perumda Tirta Pakuan terus menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan dengan menyiapkan berbagai langkah mitigasi apabila kondisi cuaca memengaruhi pasokan air baku. "Pelayanan kepada masyarakat harus tetap terjaga meskipun kita menghadapi tantangan berkurangnya debit air akibat musim kemarau," tegasnya.

Saat ini Perumda Tirta Pakuan melayani 197.638 sambungan rumah (SR) atau sekitar 75,46 persen dari total rumah tangga di Kota Bogor. Pemerintah Kota Bogor berharap cakupan layanan tersebut terus meningkat sehingga semakin banyak warga memperoleh akses air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....