SD Muhammadiyah 1 Solo Undang Wali Murid Tumbuh Bersama Meraih Keunggulan

  • 17 Jul 2026 19:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo Jawa Tengah Sri Sayekti menyebut sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung.

Bahkan, sekolah adalah tempat anak-anak belajar menjadi manusia yang bertakwa, jujur, peduli, kreatif, dan siap memimpin masa depan.

Hal itu diungkapkan Sri Sayekti dalam sosialisasi program sekolah tahun ajaran 2026/2027, yang bertajuk Growing Together, Achieving Excellence. Bersama Orang Tua Membangun Generasi Berkemajuan, Berakhlak Mulia dan Mendunia.

Kegiatan ini diikuti wali murid baru, baik siswa kelas 1 maupun murid pindahan hingga kelas 6, Pengawas Gugus II RA Kartini Issufiyah Dwi Nuryati dan Pimpinan Majelis Pendidikan Daerah Muhammadiyah Solo Harminto, Jumat 17 Juli 2026.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk menjadi mitra terbaik dalam perjalanan mulia ini. Tumbuh bersama meraih keunggulan,” jelasnya.

Menurutnya setiap anak adalah amanah Allah yang memiliki potensi luar biasa. Tugasnya bukan membandingkan mereka dengan anak lain, melainkan membantu mereka menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

“Ketika sekolah dan orang tua berjalan bergandengan tangan, lahirlah generasi yang beriman, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Sayekti menyebut mengapa memilih sekolah yang terletak di Jalan Kartini No 1 Ketelan Barat Pura Mangkunegaran ini.

“Karena mempunyai visi untuk mewujudkan anak didik berkemajuan yang bertakwa, berakhlak mulia, sehat, bernalar kritis, kreatif, menguasai IPTEK, berwawasan global, dan peduli lingkungan,” sebutnya, sambil tersenyum.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan merupakan amanah besar yang akan dijaga oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Dengan dukungan guru pendamping, lingkungan belajar yang ramah, serta budaya saling menghargai, sekolah berkomitmen menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi seluruh murid.

“Kita punga keunggulan mulai dari sekolah model, pembelajaran mendalam 9deep learning), kantin sehat, AI dan Codening, literasi digital dan karakter Muhammadiyah,” bebernya.

Selanjutnya, standar kompetensi lulusannya. “Alhasil, hafal Juz 30 sesuai target kelas. Berakhlakul Karimah. Rajin beribadah. Percaya diri. Mandiri. Berprestasi. Akademik. Berprestasi non akademik. Menguasai teknologi. Mampu berbahasa Inggris dasar. Memiliki jiwa kepemimpinan,” katanya.

Semua itu, karena berkat ada kolaborasi. Anak hebat orang tua terlibat. Maka, kriteria kelulusannya Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Menyelesaikan seluruh program Ismuba (sholat dan mengaji). Memiliki deskripsi sikap minimal baik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Mengikuti penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ). Mencapai nilai rata-rata pencapaian minimal sekolah paling rendah 80,00. Ditetapkan rapat pleno dewan guru dan kepala sekolah,” pungkasnya. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....