Festival Literasi Jateng Digelar September 2026, Siap Gaet Ribuan Pecinta Buku

  • 17 Jul 2026 12:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Festival Literasi Jawa Tengah 2026 diproyeksikan menjadi magnet bagi para pecinta buku, apalagi penulis ternama Tere Liye dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran penulis yang memiliki jutaan pembaca itu diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk lebih dekat dengan dunia literasi.

Festival yang akan digelar pada September 2026 di Kota Semarang itu disiapkan sebagai ajang pertemuan berbagai elemen pegiat literasi dari seluruh Jawa Tengah. Mulai dari pelajar, santri, akademisi, penulis, penerbit, hingga masyarakat umum akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan.

Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan festival tersebut akan menghadirkan perwakilan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pameran buku, tetapi juga ruang interaksi dan kolaborasi bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati di Semarang, Kamis 16 Juli 2026. "Insyaallah akan dihadiri oleh penulis Tere Liye," ujar Nawal.

Beragam agenda akan mewarnai festival tersebut, mulai dari bedah buku, seminar, pentas seni mahasiswa, hingga berbagai perlombaan bertema literasi. Seluruh kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman literasi yang lebih dekat dan menarik bagi masyarakat.

"Kami ingin mendekatkan kegiatan literasi kepada masyarakat. Jadi bukan hanya kegiatan yang dilakukan di perpustakaan, tetapi benar-benar menjadi ruang bersama untuk belajar, berdiskusi, dan berkarya," katanya.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, panitia menyiapkan sekitar 65 stan yang akan diisi berbagai peserta. Sebanyak 35 stan di antaranya berasal dari kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, sementara sisanya diisi penerbit, percetakan, dan pelaku industri buku.

Sejumlah penerbit nasional juga dijadwalkan ikut berpartisipasi dalam festival tersebut. Kehadiran mereka diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai koleksi buku dan informasi terbaru di dunia penerbitan.

Selain menghadirkan penulis ternama, festival ini juga akan menampilkan kekayaan intelektual Jawa Tengah melalui pameran manuskrip karya ulama terdahulu. Koleksi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena memperlihatkan jejak panjang tradisi literasi dan keilmuan di daerah.

Salah satu manuskrip yang akan dipamerkan adalah karya ulama kharismatik KH Bisri Mustofa, ayah dari budayawan sekaligus ulama KH Mustofa Bisri atau Gus Mus. Naskah berbahasa Arab tersebut menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan ilmu pengetahuan Islam di Indonesia.

Festival Literasi Jawa Tengah 2026 juga akan menghadirkan berbagai kompetisi edukatif yang melibatkan beragam kalangan, meliputi literasi santri, debat mahasiswa, hingga lomba drum band bagi anak-anak PAUD. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Jateng berharap festival ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh ekosistem literasi, memperkuat budaya belajar dan berkarya di tengah masyarakat Jawa Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....