Ismail Saleh Terpilih Pimpin PKC PMII Papua Barat–Papua Barat Daya

  • 17 Jul 2026 11:50 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) II Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Papua Barat–Papua Barat Daya menetapkan Ismail Saleh sebagai Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Papua Barat–Papua Barat Daya masa khidmat 2026–2028, Kamis 16 Juli 2026.

Keputusan tersebut menjadi tonggak baru bagi perjalanan organisasi di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Di bawah kepemimpinan Ismail Saleh, PMII mengusung semangat mengembalikan kampus sebagai pusat kaderisasi dan ruang lahirnya gagasan-gagasan intelektual mahasiswa.

Dalam menjalankan roda organisasi selama dua tahun ke depan, Ismail akan berkolaborasi dengan Ketua Korps PMII Putri (Kopri) PKC PMII Papua Barat–Papua Barat Daya, Andi Fitriyani Idris.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Ismail mengajak seluruh kader untuk menjadikan hasil Konkoorcab II sebagai momentum memperkuat persatuan dan konsolidasi organisasi.

"Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. PMII hanya akan besar jika seluruh kader, alumni, dan sahabat bergerak dalam semangat kebersamaan untuk membangun organisasi," ujar Ismail.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Ismail memprioritaskan penyusunan struktur kepengurusan yang representatif serta mempersiapkan pelantikan pengurus yang ditargetkan berlangsung pada tahun ini.

Menurutnya, saat ini juga tengah dibahas rencana pelantikan bersama seluruh Pengurus Cabang (PC) PMII se-Papua Barat dan Papua Barat Daya sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.

Selain memperkuat konsolidasi internal, Ismail membawa visi "PMII Back to Home (Kampus)", yaitu gerakan yang menempatkan kembali komisariat sebagai pusat pembinaan kader dan pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang utama bagi kader PMII untuk memperkuat tradisi akademik, budaya diskusi, serta melahirkan gagasan yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.

"Komisariat merupakan fondasi organisasi. Dari kampus lahir kader-kader yang memiliki kemampuan intelektual, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Karena itu, kami ingin menghidupkan kembali budaya akademik di setiap komisariat," katanya.

Di bawah kepemimpinan Ismail Saleh, PKC PMII Papua Barat–Papua Barat Daya juga akan memperluas kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan serta memperkuat peran organisasi dalam mengawal isu pendidikan, demokrasi, sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan di Tanah Papua.

Ismail meminta doa dan dukungan dari seluruh kader, alumni, serta para senior PMII agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....