Pendaftaran LPDP Dibuka, Akses Mudah dan Peluang Global Terbuka

  • 17 Jul 2026 12:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka sejak 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Program ini menjadi peluang besar bagi masyarakat, termasuk putra-putri Sulawesi Tenggara, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/

Program beasiswa ini mencakup jenjang magister (S2) dan doktor (S3) dengan berbagai skema, termasuk fokus pada bidang strategis nasional seperti sains, teknologi, hingga industri.

Salah satu kebijakan terbaru pada tahap ini adalah keringanan persyaratan bahasa Inggris. Pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) unconditional tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Inggris, sementara bagi pendaftar lain tersedia lebih banyak opsi tes yang diakui, termasuk dari perguruan tinggi dalam negeri dan Duolingo.

Kebijakan ini dinilai membuka akses yang lebih luas, terutama bagi calon pendaftar dari daerah yang selama ini terkendala persyaratan bahasa.

Di sisi lain, peluang untuk menembus kampus luar negeri juga semakin terbuka. LPDP memberikan pembiayaan penuh bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia, baik melalui jalur reguler maupun program kerja sama internasional.

Secara umum, beasiswa ini memang dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global, sekaligus kembali berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

Bagi Sulawesi Tenggara, peluang ini menunjukkan hasil yang semakin nyata. Hingga pertengahan Juli 2026, jumlah penerima beasiswa LPDP asal daerah ini telah mencapai 501 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 304 orang telah menyelesaikan studi, 144 orang masih menempuh pendidikan, dan 53 lainnya sedang dalam tahap persiapan studi.

Menariknya, sebanyak 109 orang berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri, sementara mayoritas lainnya memilih melanjutkan studi di dalam negeri.

Kota Kendari tercatat sebagai penyumbang awardee terbanyak dengan 170 orang, disusul Kabupaten Muna dan Kota Baubau. Capaian ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing sumber daya manusia Sultra dalam mengakses pendidikan global.

Selain membuka akses pendidikan, LPDP juga menaruh perhatian besar pada pengembangan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang menjadi prioritas nasional. Fokus ini mencakup sektor strategis seperti energi, pangan, kesehatan, digitalisasi, kecerdasan artifisial (AI), hingga industri kreatif.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyiapkan talenta unggul yang mampu mendorong transformasi industri dan pembangunan ekonomi nasional berbasis inovasi.

Dengan berbagai kemudahan dan peluang yang ditawarkan, masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusi di tingkat nasional maupun global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....