Pembangunan Jalan Program TMMD Tahap III Boyolali Permudah Akses Transportasi

  • 17 Jul 2026 13:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Boyolali menyasar pembangunan jalan di Desa Bercak Kecamatan Wonosamodro yang mulai dijalankan pada 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026.

Pembangunan ini dianggap sangat membantu masyarakat karena mampu mermudah akses transportasi warga. Hal itu dikatakan langsung Kepala Dusun I Bercak Kidul, Martoyo.

Menurutnya pembangunan jalan sasaran program TMMD ini menghubungkan jalur perekonomian Desa Bercak ke Desa Bengle dan Desa Gunungsari untuk akses ke pusat pemerintahan Kecamatan Wonosamodro. Serta bisa menjadi akses ke Desa Krobokan yang masuk wilayah Kecamatan Juwangi.

"Semoga dengan dibangunnya jalan ini akan mempermudah akses transportasi warga, sehingga bisa meningkatkan perekonomian di desa kami," kata Martoyo saat pembukaan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Boyolali pada Rabu, 15 Juli 2026.

Pembangunan jalan yang berfokus pada betonisasi sepanjang 1.205,121 meter ini memang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat akses menuju lahan pertanian, serta menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bercak.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Agus mengungkapkan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Bercak ini didukung oleh sinergi pendanaan sebesar Rp769.900.000 yang terdiri dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 246 juta, kemudian APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 500 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp23.900.000.

Selain pembangunan jalan, dilaksanakan juga program perbaikan enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program bantuan RTLH tersebut terdiri dari satu unit melalui CSR PMI dan lima unit dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Boyolali.

"Semoga nanti bermanfaat bagi warga masyarakat dan diberikan kelancaran. Dan tentunya pemerataan pembangunan juga akan terus kita galakkan dari tahun ke tahun, harapannya nanti kita bisa menyelesaikan infrastruktur desa-desa yang ada di Boyolali," ucap Agus Irawan.

Di samping itu, berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat juga akan dilaksanakan guna meningkatkan kualitas SDM, memperkuat ekonomi keluarga, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan gotong royong. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....