Pemprov Lampung Siapkan 217 Rumah Sehat bagi Penderita TBC
- 16 Jul 2026 20:56 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) Provinsi Lampung yang membahas percepatan penanggulangan TBC di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis 16 Juli 2026.
Dalam rapat tersebut, Jihan mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2026 telah mengalokasikan 217 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni milik masyarakat berpenghasilan rendah yang menderita TBC.
Menurutnya, lingkungan tempat tinggal yang sehat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan sekaligus mencegah penularan penyakit.
Selain intervensi melalui perbaikan rumah, Wakil Gubernur meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan penemuan kasus, pembentukan Desa Siaga TBC, serta pelaksanaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyampaikan optimisme mampu meningkatkan capaian penemuan kasus pada semester kedua 2026 melalui strategi pencarian kasus secara aktif, penguatan pelacakan kontak, serta berbagai inovasi program di lapangan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada pengalaman daerah dalam meningkatkan capaian Program CKG yang sebelumnya hanya mencapai 5,9 persen, kemudian meningkat menjadi 23 persen pada awal Juli dan mencapai 27 persen per 15 Juli 2026 sehingga berhasil masuk ke Zona Hijau.
"Kami memiliki pengalaman berharga dalam mengejar ketertinggalan pada Program CKG. Dari zona merah, kita mampu bertransformasi menjadi zona hijau dalam waktu singkat melalui sinergi lintas sektor. Semangat kedisiplinan, kolaborasi, dan integrasi kinerja tersebut kini kami terapkan secara penuh dalam percepatan penanggulangan TBC," ujar Untung.
Wakil Gubernur menilai semangat kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung target eliminasi Tuberkulosis tahun 2030. Ia mengajak seluruh pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi agar semakin banyak penderita TBC yang ditemukan, diobati, dan memperoleh lingkungan hidup yang sehat.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis percepatan penanggulangan TBC di Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung terwujudnya Provinsi Lampung bebas Tuberkulosis pada tahun 2030.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....