Dua Anak Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara Ditemukan Meninggal
- 16 Jul 2026 18:32 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Banjarnegara – Dua anak yang dilaporkan tenggelam di saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kedua korban ditemukan Tim SAR gabungan setelah dilakukan pencarian sejak Rabu, 17 Juli 2026 sore.
Korban pertama, Muhammad Fadli Al Fayad, ditemukan pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 09.35 WIB. Lima jam kemudian, tepatnya pukul 15.00 WIB, tim kembali menemukan korban kedua, Zafran.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Banjarnegara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian.
"Alhamdulillah kedua anak yang hilang tenggelam berhasil tim SAR gabungan temukan namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya langsung dibawa tim ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan penyebab kematian korban," ungkap Budiono.
Menurutnya, korban pertama ditemukan sekitar 1,7 kilometer dari lokasi terakhir terlihat. Sementara korban kedua ditemukan sekitar 3,5 kilometer dari titik awal kejadian.
Sebelumnya, kedua anak diketahui bermain di sekitar saluran irigasi pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Namun sekitar pukul 17.00 WIB, keduanya tidak lagi terlihat di saluran irigasi yang memiliki kedalaman sekitar 1,5 hingga 2 meter.
Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi hasilnya belum membuahkan hasil. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Semarang yang segera mengerahkan tim dari Pos SAR Wonosobo untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir aliran irigasi dan melakukan penyelaman di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban. Setelah kedua korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup.
"Kami mengucapkan turut duka cita kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi dan kami berharap semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Terima kasih atas kerja sama tim SAR gabungan sehingga kedua korban bisa segera ditemukan," ucap Budiono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....