Rupiah Melemah Sebabkan Harga Bawang Putih di Pasar Beringharjo Naik

  • 16 Jul 2026 17:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Harga bawang putih di Pasar Tradisional Beringharjo, Yogyakarta mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Lukis Wahono mengatakan bahwa kenaikan harga ini dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kondisi tersebut berdampak langsung pada meningkatnya biaya pengadaan dan distribusi bawang putih di tingkat pedagang. Hal ini terjadi karena sebagian besar komoditas bawang putih yang beredar di pasar domestik masih dipenuhi melalui skema impor.

“Akibat kenaikan biaya impor, harga bawang putih di Pasar Beringharjo, Yogyakarta mengalami penyesuaian,” katanya saat menjadi narasumber dalam Dialog Jogja Menyapa di Pro1 RRI Yogyakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.

Sementara itu, Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Widarto menjelaskan bahwa ketergantungan yang tinggi pada bawang putih impor asal Tiongkok membuat harga di DIY sangat rentan. Kerentanan ini terutama dipicu oleh fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta lonjakan biaya logistik internasional.

“Salah satu strategi percepatan swasembada bawang putih untuk menekan impor dapat dicapai melalui penyediaan benih unggul yang disesuaikan dengan kondisi iklim lokal di daerah tertentu di Indonesia,” katanya.

Widarto menambahkan bahwa pemerintah berencana terus meningkatkan produksi pangan dalam negeri, salah satunya adalah komoditas bawang putih. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pertanian kini telah menyusun peta jalan (roadmap) strategis guna memacu produktivitas bawang putih lokal secara nasional. (Prima Hapsari)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....