Gemilang MTH jadi Inovasi Strategis Wujudkan Generasi Emas Bangsa
- 16 Jul 2026 14:29 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Program unggulan yang ditetapkan Bupati Maluku Tenggara, H. Muhammad Thaher Hanubun pada Progran Gemilang MTH membutuhkan sinergitas lintas sektor guna mewujudkan sasaran program dimaksud.
Sekretaris Dinas Pengenalian Penduduk dan Keluarga Daerah Maluku Tenggara, Mutaqim Rahakbauw, S.Ipem,M.Si kepada rri.co.id menjelaskan, Pemerintah secara Nasional telah mencanangkan Gerakan Ayah Teladan (GAT) dan diawal Juli 2026, Program Gemas dan Gemar.
“Memang ternyata setelah diadakan penelitian anak itu yang fatherless atau kehilangan sosok Ayah itu 25%. Bukan kehilangan dalam arti bahwa jadi yatim, tapi karena kesibukan adanya anggapan di masyarakat bahwa ayah itu cukup untuk mencari nafkah akhirnya sibuk dengan mencari nafkah, tapi sosok ayah sebagai pelindung dan motivator,’ tegas Rahakbauw.
Sebagai pelindung ungkap Rahakbauw, sosok seorang Ayah Semestinya bukan hanya menjadi pencari nafkah dan tulang punggung Keluarga, namun hadir dalam kehidupan Anak dan Istri selaku pengayom dalam kondisi apapun.
“Pada Awal-awal sekolah , yang sebenarnya sangat diperlukan juga di samping untuk mencari nafkah yang selama ini mungkin anak kita di rumah lebih dekat sama ibunya,”ucap Rahakbauw.
Demi menekan indikasi Kekerasan dalam Rumah Tangga yang sering terjadi di Lingkungan masyarakat, Rahakbauw memberikan etensi, untuk kembali menaati tatanan adat istiadat yang diwariskan oleh Leluhur, sekalipun dalam keluarga terkadang muncul beda pendapat, namun perlu diselesaikan secara arif tanpa membias ke anak sumber kebahagiaan keluarga.
“Orang tua tua sering sampaikan Piring saja bisa tatoki jadi kalau misalnya kita orang tua ada berbeda pendapat itu jangan nampakkan kepada anak kita. Kita selesaikan di kamar apapun itu itu kan pesan dari kita punya orang tua-tua jadi jangan sampai anak itu ada trauma,” tegasnya.
Rahakbauw mengajak seluruh Ayah, pada saat mengantar anak ke sekolah dengan cinta seiring pengalaman yang dilalui seorang Ayah sebelumnya, dan Intitusi Pendidikan yang dibangun Pemerintah, perlunya edukasi Positif, misalkan lewat cerita yang mengesankan lewat candaan yang akan disimpan pada benak sang anak.
“Semua yang disampaikan saat bercanda dan tutur kata itu akan selalu diingat t dan membekas , juga memberikan suatu motivasi kehadiran Ayah di sekolah terutama pada saat masuk sekolah itu sangat diperlukan karena itu lingkungan baru buat anak jadi ada sosok yang melindungi, ditokohkan , demi menggapai masa depannya itu benar-benar secara psikologis itu ada yang mendorong,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....