Pramono Targetkan Pembersihan Sampah di Rusun Waduk Pluit selesai dalam 10 Hari
- 16 Jul 2026 11:33 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan pembersihan sampah di Rusun Waduk Pluit, Jakarta Utara, segera diselesaikan dalam waktu 10 hari. Adapun penumpukan sampah di rusun tersebut menyebabkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga.
“Saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari,” ujar Gubernur Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, pada Kamis 16 Juli 2026.
Adapun kondisi itu diakibatkan lantaran pengangkutan sampah tidak kunjung dilakukan. Hal ini terjadi akibat adanya keterlambatan antrean pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
“Di Rusun Waduk Pluit, karena adanya keterlambatan antrean di TPST-TPST yang ada, kemudian ke Bantargebang, terjadi penumpukan,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono juga meminta agar pengelolaan sampah di Rusun Waduk Pluit dievaluasi dan diperbaiki. Hal itu sebagai upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Adapun saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan satu alat berat dan tiga truk pengangkut sampah, beserta 10 personel, untuk menangani pembersihan sampah di Rusun Waduk Pluit. Namun demikian, demi mempercepat penanganan, maka jumlah alat pendukung serta personel akan ditambah, menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Satu sampai dua hari ke depan akan kami tambah,” ucap Gubernur Pramono.
Di samping itu, Ia juga meminta agar pengelolaan sampah di Rusun Waduk Pluit dievaluasi. Hal itu sebagai upaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....