Mobil Hantam Truk di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk, Kerugian Puluhan Juta
- 16 Jul 2026 14:58 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Jembrana - Sebuah mobil pribadi bernomor polisi DK 1586 ADU menghantam truk trailer di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, Selasa 14 Juli 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ini mengakibatkan pengemudi mobil menderita luka parah dan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kecelakaan lalu lintas ini tepatnya terjadi di Kilometer 68-69, wilayah Banjar Dauh Pangkung, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Peristiwa bermula saat Terios yang dikemudikan oleh Moh Basri (42) melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Saat memasuki kondisi jalan yang melandai dan menikung ke kiri, Basri diduga kuat terserang kantuk berat hingga mengalami micro sleep. Akibatnya, mobil hilang kendali, keluar jalur ke sisi kanan, dan langsung menghantam truk trailer bernomor polisi L 9990 UM yang dikemudikan oleh Agus Reza (26) dari arah berlawanan.
| Baca juga: Tabrak Truk Parkir, Pemotor Cedera Kepala |
"Satu pengendara mengalami luka dalam, yakni patah tulang di bagian tangan kanannya akibat peristiwa tersebut," ujar Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijiluw.
Benturan keras tersebut membuat bagian depan kanan mobil Terios ringsek parah. Kerusakan meliputi bumper depan, pintu, kaca spion, serta kaca pintu samping kanan yang pecah total. Selain itu, ban depan kanan robek dan velg-nya penyok.
Sementara itu, truk trailer mengalami kerusakan pada as penggerak, lecet di bumper depan kanan, serta besi pelindung bak kanan bawah yang bengkok. Total kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp30 juta.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah dilimpahkan dan ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana. Merespons kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan peringatan keras bagi para pengguna jalan yang melintasi jalur rawan tersebut.
"Kami imbau agar pengendara tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan ketika kondisi sedang lelah, kurang fit, atau bahkan sakit. Karena itu bisa menyebabkan hal fatal yang merugikan diri sendiri serta orang lain," tegas Kompol Benyamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....