Dinamika dan Progres Tahun Ajaran Baru Sekolah Rakyat Sampang
- 16 Jul 2026 08:01 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID,Sampang– Dinamika tahun ajaran baru di Sekolah Rakyat Sampang di Desa Sejati, Kecamatan Camplong menunjukkan tren perkembangan yang kontras antarjenjang pendidikan.
Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) sekaligus Tim Transisi Sekolah Rakyat Sampang, Mohammad Nasrun, mengatakan bahwa antusiasme pendaftar untuk tingkat SMA dan SMP sangat tinggi hingga melebihi kuota yang disediakan. Tercatat kuota , SMP sebanyak 90 ,SMA sebanyak 90 dan SD sebanyak 90.
Kondisi ini mencerminkan tingginya harapan masyarakat kurang mampu di Madura agar anak-anak mereka bisa mendapatkan akses pendidikan berasrama secara gratis.
Namun di sisi lain, tantangan besar justru dihadapi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) yang hingga menjelang pleno penetapan siswa masih minim peminat yaitu 30 anak.
Menurut Mohammad Nasrun, minimnya pendaftar jenjang SD ini disebabkan oleh kendala psikologis dari para orang tua yang belum siap melepaskan anak-anak mereka di bawah usia 12 tahun untuk tinggal di asrama.
"Kendati demikian, Kami dari tim transisi terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menerapkan sistem penapisan serta skala prioritas yang objektif bagi jenjang yang mengalami kelebihan kuota, guna memastikan bantuan pendidikan ini tepat sasaran bagi keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," ujarnya pada dialog Sampang Menyapa, Rabu, 15 Juli 2026.
Menanggapi dinamika tersebut, Kelompok Kerja (Pokja) Sekolah Rakyat Sampang, Rohman Rohim, mengatakan bahwa seluruh tim di lapangan terus mengebut persiapan fasilitas fisik maupun administrasi menyambut tahun ajaran baru.
"Kami dari pihak Pokja juga memastikan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Kementerian Sosial yang tentunya membuat sekolah ramah ,anak nyaman dalam bersekolah" ujarnya.
Rohman Rohim menambahkan bahwa sinkronisasi data dan pendekatan persuasif kepada para orang tua, khususnya bagi calon siswa SD, akan terus ditingkatkan agar kuota yang tersedia bisa terpenuhi secara merata. Melalui kolaborasi intensif antara Pokja, Tim Transisi, dan kementerian terkait.
kehadiran Sekolah Rakyat Sampang diharapkan menjadi tonggak awal intervensi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan di Pulau Madura lewat jalur pendidikan formal yang terintegrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....