Enam Lubang Biopori Dibangun, BPBD Dukung Pelestarian Lingkungan

  • 17 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong membuat enam lubang biopori di lingkungan kantor BPBD sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026 tersebut juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana melalui peningkatan daya resap air di kawasan perkantoran.

Enam lubang biopori tersebut dibuat pada titik-titik yang telah ditentukan di area kantor dengan ukuran masing-masing 1 x 1 meter. Pembuatan biopori bertujuan meningkatkan kemampuan tanah menyerap air hujan, mengurangi potensi genangan, serta memanfaatkan sampah organik menjadi kompos secara alami.

Selain meningkatkan fungsi resapan air, BPBD Kabupaten Parigi Moutong memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana edukasi bagi seluruh pejabat dan staf agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah organik. Daun kering, sisa makanan, dan limbah organik lainnya dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong Moh. Rivai mengatakan pembuatan lubang biopori merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi lingkungan apabila dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja.

"Pembuatan lubang biopori ini merupakan bentuk dukungan BPBD terhadap program pelestarian lingkungan. Kami berharap seluruh pegawai dapat berperan aktif mengelola sampah organik dan menjadikan kegiatan ini sebagai kebiasaan yang bermanfaat bagi lingkungan," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan lubang biopori tidak hanya membantu meningkatkan daya resap tanah, tetapi juga menjadi salah satu upaya mitigasi untuk mengurangi risiko genangan dan banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Dengan memanfaatkan sampah organik sebagai bahan pengisi, lubang biopori juga mampu menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Parigi Moutong berharap penerapan budaya peduli lingkungan dapat terus berkembang, baik di lingkungan instansi pemerintah maupun di tengah masyarakat. Langkah kecil seperti pembuatan lubang biopori diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan serta mendukung upaya pengurangan risiko bencana di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....