Waspadai Bentuk Kekerasan yang Kerap Dianggap Sepele

  • 15 Jul 2026 19:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Banyak bentuk kekerasan yang terjadi di sekitar kita dan tidak selalu berupa tindakan fisik. Lewat dialog English Corner di Pro 2 RRI Purwokerto, masyarakat diajak mengenali berbagai bentuk kekerasan yang kerap dianggap biasa, mulai dari candaan yang berlebihan hingga perundungan di media sosial.

Duta Anti Kekerasan Universitas Jenderal Soedirman, Yara mengatakan kekerasan tidak hanya meninggalkan luka pada tubuh. Tetapi juga dapat melukai perasaan dan kesehatan mental seseorang.

"Kekerasan bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang kata-kata, cara memperlakukan orang lain, hingga tindakan yang membuat seseorang merasa tidak dihargai," ujar Yara.

Senada dengan itu, Duta Anti Kekerasan lain dari Universitas Jenderal Soedirman, Catherine menjelaskan bahwa kekerasan verbal, cyber bullying, pelecehan daring, hingga mengontrol kehidupan pasangan merupakan bentuk kekerasan yang sering luput dari perhatian. Banyak orang menganggap itu hal biasa, padahal dampaknya bisa memengaruhi rasa percaya diri, kesehatan mental, bahkan berlangsung lebih lama daripada luka fisik.

"Humor seharusnya membuat semua orang tertawa, bukan membuat satu orang merasa terluka atau kehilangan harga dirinya." kata Catherine.

Dalam dialog tersebut juga dibahas bahwa candaan dapat berubah menjadi kekerasan ketika membuat seseorang merasa malu, tidak nyaman, atau terus-menerus direndahkan. Yara menambahkan, mahasiswa perlu berani menetapkan batasan dan menyampaikan jika merasa tidak nyaman terhadap perlakuan orang lain.

"Mengatakan tidak bukan berarti kasar, tetapi bentuk menghargai diri sendiri sekaligus mengajarkan orang lain bagaimana kita ingin diperlakukan," ungkap Yara.

Di akhir dialog, kedua narasumber mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk membangun lingkungan kampus yang aman melalui sikap saling menghormati, berempati, dan berani mendukung korban kekerasan. Mencegah kekerasan selalu dimulai dari hal-hal kecil, seperti memilih kata yang baik, menghormati batasan orang lain, dan berani berbicara ketika melihat tindakan yang tidak benar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....