Lapas Leok Panen Sayuran, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

  • 17 Jul 2026 13:32 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok kembali memanen hasil pertanian yang dikelola melalui program pembinaan kemandirian warga binaan. Kegiatan panen yang berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026 ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, bersama jajaran sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan.

Program pertanian tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Selain memberikan keterampilan di bidang pertanian, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di dalam lapas.

Sayuran yang dipanen merupakan hasil kerja warga binaan di bawah pendampingan petugas pemasyarakatan. Melalui pembinaan tersebut, warga binaan memperoleh pengalaman praktis yang diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan saat kembali dan berbaur dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga warga binaan, sebagian hasil panen dibagikan kepada para keluarga yang sedang melaksanakan kunjungan di Lapas Kelas III Leok. Sementara itu, sebagian hasil panen lainnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan di dapur lapas sebagai upaya mengoptimalkan hasil pembinaan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Kepala Lapas Kelas III Leok Achmad Adrian mengatakan bahwa program pembinaan pertanian tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. "Melalui program ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Hasil panen yang dibagikan kepada keluarga warga binaan menjadi wujud kepedulian serta manfaat langsung dari proses pembinaan yang mereka jalani," ujarnya.

Menurut Achmad Adrian, pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas juga merupakan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas III Leok untuk menjalankan fungsi pembinaan secara optimal sekaligus berkontribusi terhadap penyediaan pangan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ke depan, Lapas Kelas III Leok berkomitmen untuk terus mengembangkan pemanfaatan lahan produktif sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....