Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Waspada Kebakaran Lahan dan Permukiman

  • 15 Jul 2026 19:43 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun permukiman. Cuaca yang kering, suhu panas, serta aktivitas manusia seperti membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan menjadi faktor yang dapat memicu kebakaran.

Komandan Regu 1 UPT Damkar Kabupaten Banyumas, Dwi Kusumo P, mengatakan jumlah kejadian kebakaran di Banyumas pada 2026 hingga pertengahan Juli telah mencapai 83 kasus. Dwi mengatakan masyarakat harus lebih waspada selama musim kemarau.

"Di bulan Juli saja sudah ada 12 kasus kebakaran, padahal bulan ini baru berjalan separuh." kata Dwi.

Sementara itu, Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banyumas, M. Aremas Abdullah Putra, S.M. menjelaskan musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering akibat pengaruh El Nino. Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Lumbir, Gumelar, Purwojati, Kebasen, Wangon, Ajibarang, Kalibagor, hingga Sokaraja termasuk daerah yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Damkar Banyumas terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran. Hal yang dilakukan seperti melatih masyarakat mengenali penyebab kebakaran, cara menggunakan alat pemadam, hingga langkah penanganan dini agar api tidak cepat membesar.

"Kami mengajak masyarakat ikut berperan aktif dengan tidak membakar sampah sembarangan, menghemat penggunaan air, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran," kata M. Aremas .

Kedua narasumber berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan tidak menganggap sepele potensi kebakaran saat musim kemarau. Dengan kerja sama antara pemerintah, petugas, dan masyarakat, risiko kebakaran lahan maupun permukiman di Kabupaten Banyumas diharapkan dapat ditekan sehingga dampak kerugian yang ditimbulkan bisa diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....