Kenali Gejala Awal Stroke untuk Cegah Risiko yang Lebih Berat
- 15 Jul 2026 19:41 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Mengenali tanda-tanda awal stroke menjadi langkah penting agar penderita dapat segera mendapatkan penanganan medis. Hal tersebut disampaikan dr. Choirul Mufied dalam Dialog Kesehatan RRI Pro 1 Purwokerto yang membahas tema mengenai “Mencegah Stroke dengan Mengenali Tanda-Tanda Awal”.
Menurut dr. Choirul Mufied, stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki angka kesakitan dan kematian cukup tinggi. Ia mengatakan masyarakat perlu memahami gejala awal stroke agar penderita bisa segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.
"Kalau menemukan gejala stroke, jangan ditunda. Segera bawa ke rumah sakit karena penanganan yang cepat sangat menentukan kondisi pasien," kata dr. Choirul Mufied.
Tanda awal stroke dapat dikenali melalui perubahan pada wajah, seperti mulut mencong atau senyum yang tidak simetris. Selain itu, penderita juga bisa mengalami kelemahan pada salah satu lengan, bicara menjadi pelo atau sulit dipahami, hingga kesulitan melakukan gerakan sederhana secara tiba-tiba.
Selain mengenali gejala, dr. Choirul Mufied juga mengingatkan pentingnya mengendalikan faktor risiko stroke, terutama tekanan darah tinggi. Menurutnya, pemeriksaan tekanan darah secara rutin, menjaga berat badan ideal, berolahraga, serta menerapkan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko terkena stroke.
"Yang paling penting adalah mengontrol tekanan darah, menjaga pola hidup sehat, mengurangi garam, gula, lemak, serta berhenti merokok," kata dr. Choirul Mufied.
Dalam dialog tersebut, dr. Choirul Mufied juga menjawab berbagai pertanyaan pendengar, mulai dari pola makan bagi penderita asam urat, pengelolaan kontrol kesehatan melalui BPJS, hingga mitos mandi malam yang disebut-sebut bisa menyebabkan stroke. Ia menegaskan bahwa mandi malam tidak terbukti menjadi penyebab stroke, sedangkan yang jauh lebih berpengaruh adalah gaya hidup dan pengendalian faktor risiko.
Di akhir dialog, dr. Choirul Mufied mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sampai muncul gejala berat sebelum memeriksakan kesehatan. Ia berharap masyarakat lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama tekanan darah, sehingga risiko stroke dapat dicegah sejak dini.
"Menjaga kesehatan jauh lebih baik daripada mengobati. Dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin, kita bisa menurunkan risiko stroke," ungkap dr. Choirul Mufied.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....