Jembatan Gantung Perintis Garuda Permudah Akses Warga Pamona Selatan Poso

  • 15 Jul 2026 14:22 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Poso - Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap IV di Desa Mayajaya, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, resmi dioperasikan setelah diresmikan Komandan Kodim 1307/Poso, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, Senin 13 Juli 2026. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat di wilayah tersebut.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang turut disaksikan Asisten II Setda Kabupaten Poso Abd. Kahar Latjare yang mewakili Bupati Poso, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, jajaran TNI-Polri, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Jembatan gantung sepanjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter itu menghubungkan Desa Mayajaya dengan Desa Bangun Jaya. Selama ini akses kedua desa kerap terkendala, terutama saat musim hujan, sehingga keberadaan jembatan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

Komandan Kodim 1307/Poso, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.

"Dengan diresmikannya jembatan gantung ini, semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Apa yang telah dibangun ini agar dirawat bersama sehingga memiliki usia pakai yang lebih lama," ujar Letkol Arm Edi Yulian Budiargo.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya meningkatkan konektivitas masyarakat di wilayah terpencil.

Keberadaan jembatan tersebut disambut antusias warga. Salah seorang pelajar, M. Ikbal Rizki, mengaku kini perjalanan menuju sekolah menjadi lebih cepat dan aman.

"Terima kasih, Pak Presiden. Sekarang berangkat sekolah jadi lebih cepat, aman, dan baju sekolah kami tidak kotor lagi karena becek. Kami janji akan belajar lebih rajin karena akses jalan sudah lebih baik," ungkapnya.

Pemerintah dan masyarakat berharap jembatan tersebut dapat menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan akses pendidikan, pelayanan publik, dan distribusi hasil pertanian di Kecamatan Pamona Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....