Polisi Selidiki Dugaan Percobaan Bunuh Diri Seorang Perempuan di Hotel Kudus
- 15 Jul 2026 13:16 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus – Kepolisian masih menyelidiki dugaan percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan berinisial ALS (26) di sebuah hotel di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Korban ditemukan dalam kondisi terluka di dalam kamar hotel dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan, peristiwa tersebut diketahui pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian bermula ketika seorang pria yang diduga ayah korban datang ke hotel setelah menerima informasi mengenai kondisi anaknya.
Petugas hotel kemudian mengantarkan pria tersebut menuju kamar yang ditempati korban. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam keadaan masih sadar dengan luka pada tangan kirinya, sehingga petugas segera menghubungi Polsek Jati dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
| Baca juga: Truk Terguling Tewaskan 2 Pengendara |
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka pada lengan kiri yang memerlukan perawatan intensif. Sementara itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan dua bilah silet, dua botol minuman beralkohol, dua botol air mineral, dua puntung rokok, serta satu unit telepon genggam milik korban. Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.
AKP Hadi mengatakan, pemeriksaan awal terhadap telepon genggam korban menemukan percakapan yang mengarah pada persoalan hubungan asmara. Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh fakta sebelum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut.
"Dugaan sementara, korban nekat melakukan percobaan bunuh diri karena persoalan pribadi. Namun, penyelidikan masih terus kami lakukan," ujar AKP Hadi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengambil keputusan yang membahayakan diri ketika menghadapi persoalan hidup. Polisi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan dukungan keluarga, sahabat, maupun pihak yang dapat dipercaya sebagai tempat berbagi ketika menghadapi tekanan.
"Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, kami mengajak masyarakat untuk berani bercerita kepada keluarga, sahabat, atau pihak yang dapat dipercaya ketika menghadapi tekanan. Kepedulian orang-orang terdekat juga sangat penting agar kejadian serupa dapat dicegah," ucapnya. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....