BPBD Kota Bogor Gerak Cepat Salurkan Air di Wilayah Terdampak Kekeringan

  • 15 Jul 2026 13:11 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • BPBD Kota Bogor akan terus memantau potensi kekeringan selama musim kemarau dan menyiapkan langkah antisipasi apabila jumlah wilayah terdampak bertambah.
  • Berbagai wilayah Kota Bogor mulai muncul gejala kekeringan seiring meningkatnya intensitas musim kemarau,

RRI.CO.ID, Bogor - Berbagai wilayah Kota Bogor mulai muncul gejala kekeringan seiring meningkatnya intensitas musim kemarau, salah satunya terjadi di RT 004/RW 007, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara. Kondisi tersebut menyebabkan sumber mata air dan sumur warga mengering sehingga puluhan keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Merespons kondisi itu, BPBD Kota Bogor menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada sekitar 50 kepala keluarga terdampak. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga sambil terus memantau perkembangan kekeringan di sejumlah titik lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan laporan dari masyarakat diterima melalui media sosial pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 09.05 WIB.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen, pendataan, dan mendistribusikan air bersih agar kebutuhan warga dapat segera terpenuhi," ujar Dimas Tiko.

Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) BPBD Kota Bogor kemudian melakukan asesmen lapangan, pendataan, dokumentasi, serta berkoordinasi dengan aparat kecamatan, kelurahan, dan pengurus RT/RW setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

Dimas Tiko menjelaskan penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui distribusi air bersih, tetapi juga dengan memperkuat pola komunikasi dan koordinasi bersama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

“Kami terus berkoordinasi dengan Perumda Tirta Pakuan dan seluruh aparatur wilayah agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan apabila ada wilayah lain yang terdampak," katanya.

Proses asesmen hingga penyaluran bantuan air bersih selesai dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WIB dengan melibatkan personel BPBD Kota Bogor bersama aparatur wilayah. Dimas Tiko turut meninjau langsung lokasi untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi.

BPBD Kota Bogor akan terus memantau potensi kekeringan selama musim kemarau dan menyiapkan langkah antisipasi apabila jumlah wilayah terdampak bertambah.

“Kami mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sehingga penanganan dapat segera dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan," tutup Dimas Tiko.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....