Pemkot Bogor Perkuat Pengelolaan Aset Daerah lewat SIMASDA
- 23 Jul 2026 18:46 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat reformasi birokrasi melalui berbagai inovasi tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
- Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam membangun birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui pembaruan sistem pemerintahan,
RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat reformasi birokrasi melalui berbagai inovasi tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, Kamis 23 Juli 2026.
Salah satu terobosan yang dikembangkan pada masa kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin adalah penerapan Smart Sistem Manajemen Aset Daerah (SIMASDA) yang terintegrasi dengan Geographic Information System (GIS). Sistem digital tersebut menggantikan pola pengelolaan aset yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Dedie A. Rachim mengatakan reformasi birokrasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
"Kami terus mendorong reformasi birokrasi melalui berbagai inovasi agar tata kelola pemerintahan semakin efektif, transparan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih berkualitas kepada masyarakat," kata Dedie.
Melalui SIMASDA, seluruh aset milik Pemerintah Kota Bogor dapat didata dan dipantau secara lebih akurat. Integrasi dengan teknologi GIS juga mempermudah proses pemetaan, pengawasan, serta pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset daerah.
Selain memperkuat digitalisasi tata kelola, Pemkot Bogor juga mengembangkan skema pembiayaan inovatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah tersebut menjadi strategi untuk mendukung percepatan pembangunan tanpa mengurangi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
"Penerapan SIMASDA yang terintegrasi dengan GIS menjadi langkah kami untuk memastikan pengelolaan aset daerah lebih tertib, akurat, dan mudah diawasi melalui sistem digital. Transformasi birokrasi juga kami dorong melalui inovasi pembiayaan dan penguatan budaya organisasi agar pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal," ujar Dedie.
Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam membangun birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui pembaruan sistem pemerintahan, digitalisasi layanan, dan penguatan budaya kerja, Pemkot Bogor menargetkan terciptanya tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, berdaya saing, dan mampu mendukung percepatan pembangunan serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....