PP Muhammadiyah Sebut UMUKA Salah Satu Kampus Baru dengan Pertumbuhan Tercepat

  • 14 Jul 2026 20:41 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan apresiasi tinggi atas capaian Universitas Muhammadiyah Karanganyar atau UMUKA. Kampus yang kini memasuki usia tahun kelima tersebut dinilai menunjukkan progres perkembangan kelembagaan yang sangat cepat dan luar biasa.

Berdasarkan data persyarikatan, UMUKA berada di antara total 165 perguruan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah se-Indonesia. Di tengah seratusan kampus tersebut, UMUKA yang berdiri di Kabupaten Karanganyar ini mampu menunjukkan performa ekspansi jaringan dan kelembagaan yang menonjol di kelasnya.

"Dibandingkan dengan perguruan tinggi yang lain dengan usia yang masuk tahun kelima, ini termasuk perguruan tinggi yang perkembangannya sangat cepat. Kalau dilihat dari aspek kelembagaan dan jaringan-jaringan yang dimiliki. Karena itu kita dorong terus," ujar Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Ahmad Muttaqin, usai menghadiri pelantikan rektor UMUKA di Karanganyar, Selasa 14 Juli 2026.

Meskipun memuji pertumbuhan cepat tersebut, pihak pimpinan pusat mengingatkan bahwa masa jabatan rektor di periode kedua bukanlah sebuah bentuk penghargaan atau hadiah. Momentum ini justru menjadi babak baru yang sarat akan tanggung jawab besar untuk mendongkrak mutu akademis secara riil.

"Harus dipahami periode kedua itu bukan hadiah, tapi amanah berat untuk terus meningkatkan kualitas. Kalau Majelis Dikti Litbang selalu menitipkan bahwa ada amanah yang harus dilaksanakan paling tidak pada tiga hal," kata Prof. Ahmad Muttaqin.

Poin amanah pertama yang dititipkan adalah penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Prinsip ini wajib diintegrasikan dalam tata kelola universitas agar kampus dikelola secara transparan, maju, dan modern.

Poin kedua menyasar pada akselerasi transformasi kelembagaan, baik dalam hal pembangunan fisik maupun perluasan jaringan kerja sama eksternal. Menurut Prof Muttaqin, sinyal positif dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang membuka diri untuk kolaborasi dinilai sebagai peluang besar yang harus segera ditangkap oleh rektorat.

"Yang kedua kita mendorong adanya transformasi kelembagaan, baik itu dari aspek bangunan, kemudian networking dengan berbagai pihak. Dan alhamdulillah tadi Pemerintah Kabupaten sangat membuka diri untuk pengembangan kolaborasi ini," ujarnya.

Sedangkan, poin ketiga adalah tuntutan peningkatan kualitas akademik dan relevansi sosial. Prof. Muttaqin menilai kampus dituntut untuk menaikkan peringkat akreditasi dan memastikan kehadirannya memberikan dampak konkret berupa solusi atas masalah-masalah nyata yang dihadapi masyarakat sekitar.

"Lembaga pendidikan tinggi harus memberikan dampak kepada masyarakat yang ditunjukkan dengan hadirnya itu memberikan solusi nyata yang dihadapi oleh permasalahan masyarakat sekitar. Majelis Dikti Litbang siap untuk mengawal membawa UMK ini terus tumbuh, maju, berkembang, unggul, kemudian berdampak, dan terakhir laku atau diminati masyarakat," ujar Prof. Muttaqin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....