Gugah Semangat Prodi Baru, UMUKA Gelar Seminar Internasional Bahasa Inggris Profe
- 08 Jul 2026 18:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) menggelar Seminar Internasional bertajuk English For Professional Communication and Education bertempat di aula kampus UMUKA, Rabu 8 Juli 2026. Agenda strategis tersebut menghadirkan dua pakar lintas negara yakni Prof. Dr. Zulida Abdul Kadir dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia serta Associate Prof. Suswanto Ismadi Megah, Ph.D. dari Universitas Riau Kepulauan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Karanganyar Muh Samsuri mengungkapkan kehadiran para pakar ini menjadi kehormatan besar sekaligus momentum penting bagi perkembangan kampus. Kehadiran mereka diproyeksikan mampu mendongkrak ekosistem akademik, terlebih karena pada tahun ini pihak kampus baru saja resmi membuka program studi Pendidikan Bahasa Inggris.
"Tentu bagi UMUKA, kami mendapatkan kehormatan karena kebetulan tahun ini kami membuka prodi pendidikan bahasa Inggris," katanya.
Muh Samsuri menjelaskan, selain menjadi wadah diskusi ilmiah, seminar ini juga ditujukan untuk memberikan pembekalan awal bagi jajaran dosen serta mahasiswa. Melalui penguatan kerja sama internasional, prodi baru ini diharapkan dapat langsung melompat untuk bersaing dan berjejaring dengan instansi pendidikan tinggi di level global.
"Maka datanglah beliau yang pakar-pakar di bahasa Inggris tentu akan menggugah semangat kami dan nanti kerja sama agar bisa berlanjut untuk pengembangan prodi pendidikan bahasa Inggris," ujarnya.
Sementara itu, Akademisi Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Prof. Suswanto Ismadi Megah menyoroti pergeseran arah orientasi kurikulum bahasa Inggris modern. Suswanto menilai lulusan pendidikan bahasa Inggris era kini tidak boleh hanya diproyeksikan menjadi guru, melainkan harus mampu merambah sektor profesional lain seperti pariwisata hingga penerjemah tersumpah.
"Dan ketika dia lulus yang pasti dia punya bekal experience, skill selain menjadi guru dia juga bisa berpartisipasi dan bekerja di sektor-sektor yang lain," katanya.
Di sisi lain, Prof. Dr. Zulida Abdul Kadir menjabarkan materi mengenai problematika mendasar mahasiswa di Asia Tenggara yang kerap mengalami kecemasan saat berkomunikasi. Menurut Zulida, banyak mahasiswa yang memiliki kecakapan sangat baik dalam hal penulisan atau writing, namun justru kerap merasa tidak percaya diri saat diminta berbicara secara langsung.
"Jadi jadi gini eh dalam kerja sama ini yang diutamakan difokuskan dalam seminar tadi dari Prof Zulida adalah bagaimana mahasiswa itu bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris," ujarnya.
Melalui kemitraan global ini, mahasiswa program studi baru di Universitas Muhammadiyah Karanganyar nantinya ditargetkan memiliki ketangkasan komunikasi yang luwes. Penyelarasan kurikulum yang adaptif diharapkan mampu melahirkan lulusan berkompetensi tinggi yang siap terserap di berbagai sektor industri internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....