BPBD Belitung Catat 92 Kebakaran Lahan Terjadi sejak Januari 2026

  • 14 Jul 2026 21:43 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat, terjadi 92 peristiwa kebakaran lahan di Kabupaten Belitung sejak Januari 2026. Kebakaran tersebut didominasi terjadi di kawasan lahan kosong, yang didukung kondisi kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung, Zainal Harison mengatakan, kebakaran lahan yang terjadi menyebar di sejumlah kecamatan yang ada di Belitung.

"Wilayahnya sebenarnya lengkap, mulai Tanjung Pandan, Sijuk, Badau, dan Membalung. Terbanyak di di Tanjung Pandan dan Sijuk," kata Zainal, dalam program Dialog Interaktif 'Indonesia Bisa' di RRI Belitung, Selasa, 14 Juli 2026.

Zainal mengatakan, kebakaran yang terjadi banyak dipicu oleh aktivitas menyalakan api di sekitar lahan, yang berawal dari membakar sampah, ataupun membuang puntung rokok sembarangan. Potensi terjadinya kebakaran menjadi semakin tinggi, karena cuaca panas yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

"Mungkin juga dipengaruhi oleh kondisi fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan curah hujan, sehingga berpotensi untuk meningkatkan resiko kebakaran hutan dan lahan," kata Zainal.

Zainal menyatakan pihaknya saat ini bersiaga selama 24 jam, untuk melakukan pemadaman bila terjadi kebakaran di Kabupaten Belitung. Armada pemadam kebakaran juga telah disiapkan.

Sementara itu banyaknya peristiwa kebakaran membuat sebagian masyarakat khawatir, apabila api yang membakar dapat mengena fasilitas umum dan membahayakan masyarakat.

"Bagaimana kalau kebakaran lahan merembet ke kabel listrik? saya pernah melihat kebakaran ikut membakar kabel listrik," tanya Gaby, salah seorang partisipan dialog.

Zainal menjawab, masyarakat khususnya pemilik lahan untuk dapat membersihkan lahannya, agar tidak mengenai jaringan listrik.

"Pemilik harus rajin membersihkan lahannya agar tidak terjadi kebakaran, selain dari pihak PLN yang juga rutin melakukan pembersihan di area jaringan listrik," kata Zainal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....