BPBD Pangkalpinang Catat Tiga Kecamatan Jadi Titik Hotspot Karhutla

  • 20 Jul 2026 13:59 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang mencatat terdapat tiga kecamatan yang menjadi titik hotspot atau wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, mengatakan tiga kecamatan tersebut yakni Kecamatan Bukit Intan, Kecamatan Gabek, dan Kecamatan Gerunggang.

"Jadi untuk titik-titik hotspot di wilayah Pangkalpinang saat ini berada di Kecamatan Bukit Intan, Gabek, dan Kecamatan Gerunggang," ujar Dedy, Senin 20 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah lokasi yang mengalami kejadian karhutla berada di beberapa kelurahan, di antaranya Kelurahan Temberan, Air Itam, Selindung, dan Tuatunu. Wilayah-wilayah tersebut menjadi perhatian BPBD karena dalam beberapa pekan terakhir telah terjadi beberapa insiden kebakaran lahan.

"Untuk karhutla memang terjadi di tiga kecamatan tersebut, yakni di Kelurahan Temberan, Air Itam, Selindung, dan Tuatunu. Beberapa pekan terakhir telah terjadi kejadian karhutla di lokasi-lokasi tersebut," katanya.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriadi, mengatakan berdasarkan hasil monitoring kondisi iklim terbaru, peluang terjadinya El Nino masih cukup besar sehingga berpotensi memperpanjang durasi musim kemarau, termasuk di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

"Berdasarkan hasil monitoring, peluang terjadinya El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun 2027. Dengan kondisi tersebut, musim kemarau diperkirakan juga akan berlangsung hingga awal tahun," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....