Dinas Pendidikan Solo Kaji Opsi Penggabungan SD Negeri Minim Siswa
- 14 Jul 2026 20:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pendidikan Kota Surakarta tengah mengkaji opsi penggabungan atau regrouping bagi sejumlah Sekolah Dasar (SD) negeri yang kekurangan peserta didik baru pada tahun ajaran ini.
Kepala Disdik Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, memaparkan evaluasi hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) menunjukkan adanya tren murid baru di bawah 10 siswa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
"Sementara ini kami sedang melaporkan ke Pak Wali terkait dengan kami coba petakan kelompok potensi rendah siswa. Apakah memungkinkan untuk dilakukan proses regroup atau digabung," ujar Dwi Ariyatno, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia mencontohkan, skema penggabungan antara SD Negeri Tegalayu yang mendapat lima siswa dan SD Negeri Kauman dengan enam siswa akan membentuk satu rombongan belajar baru berisi sebelas anak.
Langkah strategis tersebut dinilai jauh lebih efisien karena satu rombongan belajar gabungan hanya membutuhkan satu orang guru, mengingat ketersediaan tenaga pendidik di Surakarta yang masih terbatas.
"Nanti akan ada rekomendasi terkait upaya kita memaksimalkan pelayanan pendidikan supaya tidak menghilangkan hak anak, tapi mempertimbangkan efisiensi sumber daya," katanya.
Kebijakan penataan kawasan atau zonasi fasilitas penunjang sekolah tersebut ditargetkan sudah memiliki formula rumusan yang matang pada pertengahan tahun ajaran, yakni pada bulan Desember mendatang. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....