Penelantaran dan KDRT Picu Tingginya Perceraian di Bali
- 15 Jul 2026 07:43 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Bali mencatatkan kasus perceraian yang tinggi bahkan meningkat setiap tahunnya. Tercatat ratusan kasus perceraian di Pulau Dewata yang didominasi akibat penelantaran keluarga dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Kelompok Ahli Gubernur Bali Bidang Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS kepada RRI.CO.ID di Denpasar membenarkan, tingginya angka perceraian di Bali didorong masalah penelantaran keluarga dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia mengungkapkan, faktor utama di balik permasalahan tersebut yakni masalah finansial atau kesulitan ekonomi, suami yang gemar judi online (judol) hingga meningkatnya kasus perselingkuhan.
Diah Werdhi Srikandi mengatakan, pihak istri mendominasi mengajukan gugatan perceraian lantaran suami tidak menafkahi keluarga, melakukan kekerasan fisik maupun psikis yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan trauma serta perselingkuhan yang turut menjadi penyumbang angka sigifikan dalam gugatan perceraian. “Kasus perceraian di Bali setiap tahunnya meningkat. Tercatat ratusan kasus perceraian di Pulau Dewata yang didominasi akibat penelantaran keluarga dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” ujarnya.
Diah Werdhi Srikandi menyebut, kasus perceraian tertinggi terjadi di Kabupaten Tabanan yang mencapai 300 hingga 400 kasus pertahuan. Ia menjelaskan, angka perceraian di wilayah tersebut terus mengalami peningkatan sekitar 5 hingga 10 persen setiap tahunnya.
“Selain masalah ekonomi dan KDRT, faktor lain yang berkontribusi signifikan terhadap retaknya hubungan rumah tangga yakni perselingkuhan yang menyumbang sekitar 20 persen dari total kasus,” tuturnya. Kasus perceraian di Bali tergolong tinggi mencapai ratusan kasus, dimana setiap tahunnya terus meningkat dikisaran 10 persen pertahuan. Masalah ekonomi menjadi pemicu utama tren peningkatan kasus perceraian di Pulau Dewata. Faktor penelantaran akibat hilangnya tanggung jawab nafkah, judi online, alkohol serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi penyebab dominan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....