Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Pati Gandeng Tokoh Agama

  • 14 Jul 2026 13:39 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Tokoh Lintas Agama Digandeng Tekan Stunting

RRI.CO.ID, Pati – Pemerintah Kabupaten Pati menggandeng tokoh agama untuk memperkuat edukasi pencegahan stunting di tengah masyarakat. Langkah ini ditempuh sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting setelah Kabupaten Pati mencatat capaian sebagai daerah dengan prevalensi stunting terendah kedua di Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan tokoh agama dipilih karena memiliki pengaruh besar dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya usai Sosialisasi Strategi Komunikasi Tokoh Lintas Agama dalam Mengedukasi Masyarakat untuk Pencegahan Stunting di Ruang Pragola Setda Pati, Selasa, 14 Juli 2026.

Selain memperkuat edukasi kesehatan, pemerintah daerah juga mendorong penurunan stunting melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan membuka peluang kerja baru serta menyiapkan program pendidikan gratis bagi keluarga kelompok desil satu hingga empat, mulai jenjang TK hingga SMA.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kabupaten Pati, Indriyanto, mengatakan keterlibatan tokoh agama menjadi strategi penting dalam menyampaikan pesan pencegahan stunting. "Seribu hari pertama kehidupan sangat penting sehingga informasi stunting perlu disampaikan melalui tokoh agama yang dipercaya masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pati juga memberi perhatian terhadap tingginya angka pernikahan dini yang dinilai berpotensi meningkatkan risiko stunting. Karena itu, pendampingan dan advokasi terus dilakukan, termasuk pemberian rekomendasi kepada Pengadilan Agama untuk menekan praktik perkawinan usia anak.

Di sektor kesehatan, intervensi dilakukan melalui Integrasi Layanan Primer di tingkat desa yang diperkuat dengan pelayanan posyandu. Edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan agar kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan semakin meningkat.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan tokoh agama, penanganan stunting diharapkan semakin efektif. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan generasi muda Kabupaten Pati yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. (agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....