Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu, 14 Juli

  • 14 Jul 2026 07:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Prakirawan cuaca dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Elkana, memprediksi cuaca maritim di perairan DKI Jakarta hingga perairan utara Jawa Barat didominasi cerah berawan pada Selasa, 14 Juli 2026.

"Hari ini kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat pada umumnya diprakirakan cerah berawan," kata Elkana dalam siaran prakiraan cuaca maritim di Pro1 RRI Jakarta, Selasa pagi.

Elkana melanjutkan, kondisi angin diprakirakan bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di Teluk Jakarta dan perairan Cirebon. Sementara itu, kecepatan angin maksimum 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, dan Indramayu.

"Selanjutnya, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kategori rendah, yakni 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di Teluk Jakarta, perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, hingga Cirebon," ujar Elkana.

Pasang surut di wilayah pesisir Jakarta diprakirakan mencapai ketinggian maksimum 1,2 meter pada pukul 22.00 WIB malam ini. Adapun surut minimum diperkirakan mencapai 0,0 meter pada pukul 07.00 WIB pagi ini.

Elkana mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob akibat fenomena super new moon atau fase Bulan Baru yang bertepatan dengan Perigee. Potensi rob diprakirakan masih berlangsung hingga 16 Juli 2026 dengan puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 18.00-00.00 WIB.

"Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. BMKG mengingatkan banjir rob berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta transportasi di kawasan pelabuhan dan pesisir," ucap Elkana.

Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di laut atau kawasan pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....