Lebak Niaga Perseroda Serap Gabah Petani Lokal
- 14 Jul 2026 09:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak – PT Lebak Niaga Perseroda terus memperkuat perannya dalam mendukung sektor pertanian melalui program penyerapan hasil panen petani lokal. Direktur PT Lebak Niaga Perseroda, Ilham Akbar mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.
Ia menjelaskan, PT Lebak Niaga Perseroda sebelumnya bergerak pada sektor pertambangan, namun mulai 2026 mengalami perubahan badan usaha dan fokus utama diarahkan pada sektor pangan. Salah satu program yang dijalankan saat ini adalah pengelolaan Rice Milling Unit (RMU) atau mesin industri pengolahan beras.
Kehadiran fasilitas tersebut bertujuan agar hasil panen petani Lebak dapat diolah di daerah sendiri tanpa harus dikirim keluar wilayah. “Lebak ini salah satu lumbung pangan di Provinsi Banten, tetapi selama ini gabah hasil panen selalu dibawa keluar Lebak untuk diolah menjadi beras. Setelah menjadi beras dikirim kembali ke Lebak sehingga biaya menjadi lebih tinggi,” kata Ilham dalan program Banten Menyapa bersama RRI Banten, Selasa, 14 Juli 2026.
Melalui program hilirisasi tersebut, PT Lebak Niaga tidak hanya bergerak dalam pengolahan beras, tetapi juga melakukan penyerapan gabah dari petani. Saat ini, pasokan gabah yang dikelola berasal dari Kabupaten Lebak dan sejumlah wilayah lain di Banten.
Lebih lanjut Ilham menyampaikan, sekitar 50 persen gabah yang diserap berasal dari Kabupaten Lebak, sementara sisanya berasal dari daerah sekitar seperti Pandeglang dan Serang. Dengan demikian, seluruh bahan baku yang digunakan masih berasal dari wilayah Banten.
Selain itu, PT Lebak Niaga juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kelompok tani melalui fasilitasi Dinas Pertanian. Hingga saat ini terdapat 52 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang telah terdaftar untuk menjalin kerja sama.
“Kita bukan hanya membangun industri di hilir, tetapi juga membangun ekosistem di hulunya. Ke depan kerja sama ini tidak hanya jual beli hasil panen, tetapi juga bisa mencakup bantuan bibit, pupuk, dan kebutuhan pertanian lainnya,” ujarnya.
Ilham berharap program tersebut dapat memperkuat kemandirian pangan serta memberikan kepastian pasar bagi petani di Kabupaten Lebak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....