Unud Terima 110 Buku Hibah Dari Jepang
- 14 Jul 2026 07:54 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung - Universitas Udayana menerima hibah sebanyak 110 buku akademik berbahasa Inggris melalui program Read Japan Project 2026, dalam kunjungan diplomatik Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar yang berlangsung di Ruang Tamu Rektor, Gedung Rektorat Universitas Udayana Kampus Jimbaran, Badung, Jumat, 10 Juli 2026. Rombongan Konsulat Jenderal Jepang dipimpin langsung oleh Konjen Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, didampingi Wakil Konjen Nakano Eriko serta Maulida Purwanti.
Kehadiran delegasi disambut Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., bersama para Wakil Rektor, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Kepala UPT Perpustakaan, dan jajaran terkait. Hibah tersebut merupakan bagian dari Read Japan Project, sebuah program yang diprakarsai Nippon Foundation (Nippon Zaidan) di bawah kepemimpinan Sasagawa dan dikelola oleh Tokyo Foundation.
Melalui dukungan jaringan diplomatik Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal Jepang di berbagai negara, program ini mendistribusikan literatur akademik kepada perguruan tinggi yang dinilai mampu memanfaatkan koleksi tersebut untuk mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian. Berdasarkan rekomendasi Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, Universitas Udayana terpilih sebagai salah satu institusi penerima hibah.
Sebelum proses penyerahan, Unud melakukan kurasi terhadap koleksi yang tersedia hingga menetapkan 110 judul buku akademik berbahasa Inggris sebagai koleksi yang dinilai relevan untuk kebutuhan sivitas akademika. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, menyampaikan apresiasi kepada Konsulat Jenderal Jepang, Tokyo Foundation, dan Nippon Foundation atas dukungan yang diberikan kepada Universitas Udayana melalui program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kontribusi yang diberikan melalui hibah buku ini. Kehadiran referensi akademik berkualitas sangat penting bagi Universitas Udayana dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kami berharap koleksi ini dapat meningkatkan minat baca mahasiswa sekaligus mempermudah akses terhadap sumber-sumber ilmiah yang berkualitas. Ke depan, kami juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang pada berbagai bidang akademik lainnya,” ujar Rektor.
Sementara itu, Konjen Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, menjelaskan bahwa Read Japan Project telah berjalan sejak 2008 dengan tujuan memperkenalkan berbagai aspek mengenai Jepang kepada masyarakat internasional melalui literatur ilmiah serta memperluas wawasan pembacanya. “Melalui Read Japan Project, kami berharap buku-buku yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika Universitas Udayana. Koleksi ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan berbagai perspektif mengenai Jepang, tetapi juga memperkaya wawasan internasional para mahasiswa dan dosen,” kata Miyakawa.
Prosesi penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan piagam serah terima dari Konjen Jepang kepada Rektor Universitas Udayana. Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan hubungan kelembagaan, Rektor kemudian menyerahkan plakat Universitas Udayana kepada pihak Konsulat Jenderal Jepang.
Usai seremoni, rombongan meninjau Japanese Corner yang berada di Lantai I Gedung Selatan UPT Perpustakaan Universitas Udayana. Dalam kunjungan tersebut, MIYAKAWA menyampaikan apresiasinya terhadap fasilitas perpustakaan, termasuk ruang baca yang dinilai nyaman, tertata rapi, dan mendukung aktivitas belajar maupun diskusi. Ia juga mengapresiasi penempatan 110 buku hibah yang diposisikan di area strategis sehingga mudah diakses oleh para pengunjung.
Sejumlah koleksi yang menarik perhatian di antaranya membahas budaya populer Jepang, anime, manga, hingga berbagai karya mengenai peristiwa bencana nuklir Fukushima. Pada kesempatan yang sama, Wakil Konjen Jepang, Nakano Eriko, menyampaikan bahwa Universitas Udayana memiliki peluang untuk kembali diusulkan sebagai penerima hibah buku pada tahun-tahun mendatang, dengan mempertimbangkan pemanfaatan koleksi yang telah diterima saat ini.
Sebelum mengakhiri kunjungan, delegasi Konsulat Jenderal Jepang juga meninjau fasilitas layanan perpustakaan lainnya, termasuk ruang koleksi buku di Lantai II serta ruang koleksi tugas akhir dan skripsi alumni Universitas Udayana di Lantai III. Kunjungan diplomatik sekaligus penyerahan hibah buku tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dan Jepang di bidang pendidikan.
Selain memperkaya koleksi referensi akademik Universitas Udayana, program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan budaya literasi serta memperluas wawasan global sivitas akademika melalui akses terhadap literatur internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....