Kebakaran Kandang Ayam di Padureso Diduga akibat Gasolek Bocor

  • 13 Jul 2026 15:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kebumen - Sebuah kandang ayam di Dukuh Krajan II, Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, ludes terbakar pada Minggu (12/7/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran alat pemanas (Gasolek) tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp750 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan kandang beserta seluruh isinya. Meski kerugian yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan kebakaran berasal dari kebocoran alat pemanas Gasolek yang menggunakan tabung gas. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Peristiwa ini diduga dipicu kebocoran pada alat pemanas Gasolek. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta," kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Kandang ayam yang terbakar diketahui merupakan milik Dwi Susilo, warga Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso. Setelah menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB, personel Polsek Padureso langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan pihak terkait, sekaligus membantu proses pemadaman bersama warga.

Kapolsek Padureso Ipda Sampun bersama personel kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat bergotong royong memadamkan api secara manual agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Upaya tersebut berhasil mengendalikan api sehingga kebakaran tidak meluas ke area permukiman maupun bangunan lainnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan alat pemanas berbahan bakar gas, terutama di kandang ternak yang membutuhkan pengawasan selama beroperasi. "Memasuki musim kemarau, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi dan peralatan yang menggunakan gas maupun sumber panas dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang," ujarnya.

Polres Kebumen turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekitar. Langkah deteksi dini dan pemeriksaan berkala terhadap instalasi gas maupun sumber panas diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran, khususnya selama musim kemarau yang rawan memicu munculnya titik api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....