Pramuka Banyumas Luncurkan Antologi Puisi Larik-Larik Pandu Pertiwi

  • 13 Jul 2026 09:28 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Satuan Karya Pustaka (Saka Pustaka) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyumas meluncurkan antologi puisi berjudul Larik-Larik Pandu Pertiwi di Aula Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, Minggu (12/7/2026). Peluncuran buku ini dihadiri Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, Gol A Gong, serta melibatkan Satria Indra Prasta Publishing (SIP Publishing) sebagai penerbit dan pendamping penulisan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan nilai-nilai kepanduan, seperti kedisiplinan, cinta tanah air, dan Dasa Darma, ke dalam karya sastra. Melalui bait-bait puisi, para penulis menuangkan gagasan tentang nasionalisme dan peran generasi muda dalam menjaga masa depan bangsa.

Ketua Pimpinan Saka Pustaka Kwartir Cabang Banyumas, Fuad Zein Arifin, menegaskan bahwa peluncuran buku ini bukan sekadar seremoni kebudayaan, melainkan bagian dari gerakan untuk menumbuhkan budaya membaca dan menulis di lingkungan Pramuka.

“Buku Larik-Larik Pandu Pertiwi adalah manifestasi pikiran kritis dan ruang refleksi bagi anggota kepanduan. Kami ingin membuktikan bahwa Pramuka Banyumas tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki ketajaman intelektual dan kepekaan rasa yang dituangkan melalui karya tulis,” ujar Fuad Zein Arifin.

Hadirnya Gol A Gong dalam kegiatan tersebut memberikan suntikan motivasi bagi para peserta. Ia mengapresiasi langkah inovatif Saka Pustaka Kwartir Cabang Banyumas yang berhasil mempertemukan gerakan kepramukaan dengan gerakan literasi melalui penerbitan antologi puisi.

“Sepanjang yang saya tahu, belum pernah ada Pramuka yang membuat puisi dan membukukannya. Bisa jadi, ini yang pertama di Indonesia, Pramuka pertama yang membukukan puisi,” ujar Gol A Gong.

Menurut Gol A Gong, kegiatan Pramuka tidak hanya berkaitan dengan aktivitas lapangan, kedisiplinan, dan keterampilan hidup. Pramuka juga dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kreativitas, imajinasi, dan keberanian menyampaikan gagasan melalui karya sastra. Ia berharap penerbitan Larik-Larik Pandu Pertiwi tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi menjadi awal lahirnya buku-buku baru dari anggota Pramuka di Banyumas dan daerah lainnya.

Selain menerbitkan buku, SIP Publishing turut mendampingi proses penulisan hingga penerbitan karya. Dalam kegiatan tersebut, SIP Publishing yang diwakili oleh Indra Defandra selaku manajer juga memberikan hadiah dengan total Rp3 juta kepada enam penulis terbaik.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu diikuti oleh puluhan penulis, pegiat literasi, dan jajaran pengurus Pramuka. Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Pustaka Kwartir Cabang Banyumas, Agus Anggraito, menyatakan bahwa pihak dinas akan terus memfasilitasi sarana dan program yang mampu mewadahi kreativitas generasi muda.

Kolaborasi antara Saka Pustaka, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, SIP Publishing, serta para pegiat literasi memberikan ruang bagi anggota Pramuka untuk melewati proses penulisan, pendampingan, penilaian, hingga penerbitan buku.

Melalui peluncuran Larik-Larik Pandu Pertiwi, Saka Pustaka Kwartir Cabang Banyumas berharap dapat memicu gerakan serupa di daerah lain. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa literasi dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang kreatif, kritis, dan berwawasan kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....