Penggunaan AI dalam Publikasi Ilmiah Harus Transparan
- 14 Jul 2026 08:11 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam publikasi ilmiah perlu dilakukan secara transparan untuk menjaga integritas akademik. Pengelola jurnal dan penulis diharapkan memahami batasan pemanfaatan AI sesuai standar penerbit internasional.
Pesan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pengelola Jurnal BKS PTN Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Lampung. Forum ini menghadirkan Vice President of Academic Partners Asia Taylor & Francis, Katie Peace, sebagai narasumber utama.
Katie Peace menjelaskan AI dapat dimanfaatkan untuk membantu penyuntingan bahasa maupun pengolahan data awal dalam proses penulisan artikel ilmiah. Namun, AI tidak dapat ditempatkan sebagai penulis atau co-author karena tanggung jawab ilmiah tetap berada pada penulis.
"AI diposisikan murni sebagai alat bantu kebahasaan atau pengolah data awal, bukan sebagai penulis. Penulis juga perlu menyampaikan secara transparan bagian mana dari penelitian yang melibatkan AI," ujar Katie Peace, Minggu 12 Juli 2026.
| Baca juga: Masa Depan dan Pemimpin Baru PTN di Lampung |
Ia mengatakan transparansi penggunaan AI menjadi bagian penting dalam menjaga orisinalitas hasil penelitian. Setiap penggunaan AI perlu disertai pernyataan atau AI disclosure statement agar proses penyusunan artikel dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Menurut Katie, kebijakan tersebut telah menjadi perhatian berbagai penerbit ilmiah internasional seiring semakin luasnya pemanfaatan AI dalam dunia riset. Penerapan etika penggunaan AI diharapkan mampu menjaga kualitas publikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap hasil penelitian.
Melalui penerapan prinsip tersebut, pengelola jurnal di lingkungan BKS PTN Barat diharapkan dapat memperkuat tata kelola publikasi ilmiah sesuai standar internasional. Langkah itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan reputasi jurnal nasional menuju indeksasi global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....