Karutan Bandar Lampung Serap Aspirasi Warga Binaan, Tegaskan Berantas Halinar
- 02 Jun 2026 13:16 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, melakukan kegiatan anjangsana ke Blok Seminung pada Selasa 2 Juni 2026 sebagai upaya meningkatkan pelayanan sekaligus memperkuat komunikasi antara petugas dan warga binaan.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi warga binaan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta berbagai masukan secara langsung kepada pimpinan rutan.
Dalam kegiatan itu, Tri Wahyu Santosa didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Brivsan Kartadilaga, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Ari Julio, Kepala Seksi Pengelolaan Adi Wirawan, serta jajaran staf Rutan Kelas I Bandar Lampung.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan interaktif. Warga binaan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kendala, pertanyaan, dan masukan terkait pelayanan maupun program pembinaan yang dijalani selama berada di dalam rutan.
Selain menyerap aspirasi, Tri Wahyu Santosa juga memberikan pengarahan mengenai hak dan kewajiban warga binaan selama menjalani masa pidana. Ia menegaskan bahwa seluruh warga binaan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan, pembinaan, dan informasi yang transparan, namun tetap berkewajiban mematuhi seluruh aturan yang berlaku di lingkungan rutan.
Dalam arahannya, Karutan memberikan penekanan khusus terhadap komitmen pemberantasan praktik pungutan liar (pungli), penggunaan telepon genggam ilegal, serta penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
“Saya tegaskan, jangan ada dan jangan memberi celah sedikit pun terhadap praktik pungli, handphone ilegal, maupun narkoba. Ketiga hal tersebut merupakan pelanggaran serius yang dapat merusak proses pembinaan dan menghambat terciptanya lingkungan rutan yang aman dan tertib. Apabila mengetahui adanya indikasi pelanggaran, segera laporkan melalui saluran yang telah disediakan,” tegas Tri Wahyu Santosa.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga binaan untuk lebih aktif mencari informasi terkait hak, kewajiban, program pembinaan, dan mekanisme penyampaian aspirasi yang tersedia di Rutan Kelas I Bandar Lampung.
“Saya berharap seluruh warga binaan lebih peduli terhadap nasib dan masa depan dirinya sendiri. Jangan hanya menunggu informasi datang, tetapi aktiflah mencari tahu mengenai hak, kewajiban, program pembinaan, serta mekanisme penyampaian aspirasi. Gunakan jalur yang telah disediakan secara resmi melalui SELAT WARNA agar setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti dengan baik dan tepat,” ujarnya.
Menurut Tri Wahyu Santosa, keterbukaan komunikasi antara petugas dan warga binaan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan.
Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Kelas I Bandar Lampung dalam mewujudkan pelayanan yang humanis, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga binaan. Melalui dialog yang terbuka, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan serta mendukung keberhasilan proses pembinaan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....