Unila Dorong Kolaborasi Pengelolaan Jurnal Bereputasi Global

  • 14 Jul 2026 08:12 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Universitas Lampung (Unila) menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana Konferensi Pengelola Jurnal BKS PTN Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 9 hingga 11 Juli 2026. Forum ini mengangkat tema Penguatan Tata Kelola Jurnal Nasional Menuju Indeksasi Internasional dan Kolaborasi Publikasi BKS PTN Barat.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. Forum tersebut diikuti pengelola jurnal dari perguruan tinggi negeri anggota BKS PTN Barat sebagai wadah memperkuat tata kelola publikasi ilmiah.

Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani menjelaskan konferensi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi antarpengelola jurnal. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi diperlukan agar kualitas publikasi ilmiah Indonesia semakin mampu bersaing di tingkat internasional.

"Ini merupakan forum yang sangat strategis. Dengan menempatkan Unila sebagai titik awal pertemuan ini, kita berharap seluruh PTN di wilayah Barat dapat saling berbagi praktik terbaik demi meningkatkan daya saing publikasi ilmiah nasional di kancah global," Prof. Lusi, Minggu 12 Juli 2026.

Ia menyampaikan Unila saat ini mengelola 161 jurnal ilmiah yang berada di bawah jaringan BKS PTN Barat. Dari jumlah tersebut, lima jurnal telah terindeks Scopus dan 65 jurnal memperoleh akreditasi Sinta sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu publikasi.

Konferensi ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga untuk membahas strategi penguatan tata kelola jurnal nasional menuju indeksasi internasional. Selain itu, Unila membagikan pengalaman pengelolaan jurnal yang berhasil menembus indeksasi global sebagai referensi bagi perguruan tinggi lain.

Melalui konferensi tersebut, BKS PTN Barat diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas jurnal ilmiah. Upaya itu menjadi bagian dari pengembangan publikasi bereputasi internasional sekaligus mendukung daya saing riset Indonesia di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....