Mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Raih Dua Penghargaan Internasional

  • 12 Jul 2026 15:10 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Anshor El Sunnah Nursalim Harun, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang International Youth Exchange Singapore–Malaysia (IYESM) 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 3–10 Juli 2026 itu mempertemukan pemuda dari berbagai negara dalam forum kepemimpinan, pertukaran budaya, dan pengembangan gagasan inovatif yang berorientasi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Anshor meraih penghargaan Honorable Mention atas keaktifan dan kepemimpinannya selama program serta Best Idea SDGs Project atas gagasan inovatif yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bersaing di forum internasional. Prestasi Anshor juga mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.

Dekan FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Suryani, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Anshor. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan mahasiswa FUAD tidak hanya unggul dalam keilmuan keislaman, tetapi juga memiliki wawasan global dan jiwa kepemimpinan.

“Selamat dan sukses kepada Anshor. Prestasi yang diraih dalam ajang internasional ini bukti memiliki wawasan global, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi dengan isu-isu strategis dunia,” ujarnya.

Suryani berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas dan meraih prestasi. Ia juga mendorong mahasiswa agar semakin aktif mengambil peluang untuk mengembangkan kapasitas di tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Nelly Marhayati, menilai dua penghargaan tersebut menunjukkan kualitas gagasan dan inovasi mahasiswa FUAD mampu bersaing secara global. Fakultas, kata dia, akan terus memperkuat iklim akademik yang mendorong lahirnya inovasi dan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi internasional.

Komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Dukungan tersebut diberikan melalui penyediaan sarana, prasarana, dan fasilitas yang diperlukan mahasiswa untuk meningkatkan prestasi.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Wira Hadi Kusuma, berharap keberhasilan Anshor dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan mahasiswa Bengkulu memiliki kemampuan untuk bersaing di forum internasional.

“Kami berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya agar semakin aktif mengikuti kegiatan, kompetisi, maupun forum internasional. Keikutsertaan dalam berbagai forum tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas diri mahasiswa,” tuturnya.

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, H. Syukraini Ahmad, juga mengapresiasi keberhasilan Anshor yang dinilai mampu mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan solusi terhadap persoalan global. Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan salah satu profil lulusan yang terus dikembangkan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

“Anshor memahami teks keislaman secara akademis, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam bentuk gagasan yang memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Inilah profil lulusan yang ingin terus kami wujudkan,” kata dia.

Anshor El Sunnah Nursalim Harun mengatakan dua penghargaan tersebut amanah untuk terus belajar dan berkarya. Ia berharap prestasinya dapat mendorong mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang dan menunjukkan kemampuan di tingkat internasional.

“Prestasi ini saya maknai sebagai amanah untuk terus belajar. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi agar terus berani mengambil peluang, berinovasi, serta menunjukkan bahwa karya dan gagasan mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di tingkat internasional,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....