Pemkot Bogor Upayakan Akses R2 Sisi Utara Bogor untuk Urai Kemacetan
- 11 Jul 2026 06:16 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pemerintah Kota Bogor mulai merealisasikan pembukaan akses Jalan Ring Road (R2) sisi utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tengah kota.
- Pemkot Bogor menargetkan pembangunan akses R2 terus berjalan sesuai kemampuan anggaran daerah tanpa mengabaikan prioritas pembangunan lainnya.
RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor mulai merealisasikan pembukaan akses Jalan Ring Road (R2) sisi utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tengah kota. Tahap awal pembangunan diawali dengan pekerjaan pembersihan lahan atau land clearing di area depan El Centro.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pembukaan akses tersebut merupakan tindak lanjut dari pemetaan aset milik pemerintah daerah yang dinilai memiliki nilai strategis untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Menurutnya, lahan yang sebelumnya disewa pihak El Centro kini dapat dimanfaatkan karena aktivitas di lokasi tersebut telah lama berhenti dan kewajiban penyewa belum diselesaikan.
"Salah satunya adalah Ring Road 2 sisi utara ini dari hasil pemetaan bisa kita mulai. Kenapa kemarin-kemarin kita tidak prioritaskan? Karena ternyata masih disewa oleh pihak El Centro. Tetapi, dari data yang kita miliki pihak El Centro sudah mangkrak sejak tahun 2022," ujar Dedie Rachim, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, akses baru itu nantinya menghubungkan Jalan KS Tubun dengan kawasan OCBD dan Jalan Kaum Sari sehingga memperlancar mobilitas masyarakat dari wilayah Bogor Utara, Bogor Barat hingga Tanah Sareal. Kehadiran jalur tersebut juga diproyeksikan terintegrasi dengan Jalan Regional Ring Road (R3) menuju kawasan Katulampa setelah pembangunan jaringan jalan selesai.
"Ini salah satu langkah yang harus kita ambil segera supaya permasalahan kemacetan di tengah Kota Bogor ini bisa terurai sedikit demi sedikit," kata Dedie. Ia menambahkan pembangunan akses R2 menjadi solusi jangka menengah sembari menunggu penyelesaian pembangunan R3 yang masih berlangsung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan akses jalan yang dibangun pada tahap awal memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar 32 meter. Selain membersihkan lahan, pihaknya juga melakukan penyesuaian elevasi jalan karena terdapat perbedaan kontur antara kawasan Simpang KS Tubun, El Centro, hingga OCBD Kaum Sari.
Pemkot Bogor menargetkan pembangunan akses R2 terus berjalan sesuai kemampuan anggaran daerah tanpa mengabaikan prioritas pembangunan lainnya. Sementara itu, penyelesaian Jalan R3 hingga kawasan Wangun tetap menjadi fokus utama pemerintah sebagai bagian dari pengembangan jaringan jalan untuk memperkuat konektivitas dan mengurangi kemacetan di Kota Bogor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....