Solo Jadi Proyek Percontohan Jamu Aman, Pemkot Gandeng Konimex

  • 11 Jul 2026 00:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta secara resmi ditunjuk oleh kementerian terkait sebagai wilayah percontohan pelaksanaan program Indonesia Sadar Jamu Aman atau Idaman pada tahun 2026.

Sebagai langkah awal, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan kunjungan kerja strategis ke pabrik PT Konimex.

Astrid membeberkan penunjukan tersebut membuat pemerintah daerah harus segera memetakan potensi industri herbal guna memastikan seluruh produk jamu lokal dapat dikonsumsi dengan aman.

"Program Idaman ini kan difokuskan pada bagaimana membangun satu industri obat herbal dari tanaman obat tradisional, tetapi tetap terjamin untuk keamanannya," ujar Astrid, Jumat, 10 Juli 2026.

Pihaknya menjadikan perusahaan farmasi raksasa tersebut sebagai percontohan praktik baik pengolahan obat tradisional agar terhindar dari metode pembuatan yang keliru maupun peredaran barang ilegal.

"Kami juga akan mendorong dengan beberapa OPD terkait berkaitan dengan keamanan pangan, legalitas, pendampingan untuk penguatan produk, kualitas, inovasi sampai dengan distribusi untuk produk lokal," katanya.

Menanggapi langkah proaktif pemerintah, Direktur PT Konimex, Rachmadi Joesoef menyambut positif inisiatif penjajakan sinergi untuk memajukan perekonomian di kawasan Solo Raya.

"Kami bisa berdiskusi, mendapat masukan untuk arahan ke depan itu pemerintah daerah akan ke arah mana, sehingga kami bisa mempersiapkan diri berkolaborasi memajukan industri daerah," ucap Rachmadi.

Melalui sinergi lintas sektor yang berkelanjutan ini, PT Konimex bersiap memposisikan diri sebagai orang tua angkat yang akan mendampingi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar produk jamu lokal berstandar global. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....