Wawali Solo Hadiri Kick Off Program Indonesia Sadar Jamu Aman
- 11 Jun 2026 01:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Astrid Widayani menghadiri Kick Off Program Indonesia Sadar Jamu Aman (IDAMAN) yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Gedung Gradhika Bakti Praja Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang pada Selasa, 9 Juni 2026.
Selain Astrid Widayani, acara ini turut dihadiri Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, serta para kepala daerah Kabupaten Kota.
Program IDAMAN merupakan inisiatif BPOM dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi jamu yang aman, bermutu, dan bermanfaat, sekaligus mendorong pelaku usaha obat bahan alam agar memenuhi standar keamanan dan mutu.
Setelah menghadiri acara, Astrid Widayani mengatakan bahwa Solo memiliki modal budaya yang sangat kuat dalam pengembangan jamu. Jamu bukan sekadar produk kesehatan tradisional, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat Solo.
"Solo memiliki modal budaya yang sangat kuat dalam pengembangan jamu. Jamu bukan sekadar produk kesehatan tradisional, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat Solo. Karena itu kami mendukung penuh Program IDAMAN agar masyarakat semakin sadar pentingnya mengonsumsi jamu yang aman, bermutu dan bermanfaat," kata Astrid Widayani dalam press rilis yang diterima RRI.CO.ID.
Ditambahkan Astrid Widayani juga, bahwa perkembangan industri jamu di Kota Solo, menunjukkan tren yang positif. Dari Laporan Tahunan Balai POM Tahun 2025, terdapat empat Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT), sebilan Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT), serta 63 fasilitas distribusi obat bahan alam di Kota Bengawan.
"Jumlah tersebut cukup besar dan menunjukkan tingginya aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi obat bahan alam di Kota Solo. Pelaku usaha jamu berkembang mulai dari usaha rumahan, UMKM, hingga industri yang telah menjangkau pasar nasional bahkan internasional," katanya menambahkan.
Selain industri formal, tradisi jamu gendong yang dijajakan secara keliling maupun di pasar-pasar tradisional juga masih bertahan dan menjadi bagian penting dari masyarakat Solo.
Solo memiliki ekosistem yang sangat mendukung, mulai dari tradisi minum jamu, layanan spa dan pijat tradisional, kuliner sehat, hingga berbagai aktivitas berbasis kesehatan yang berakar pada budaya lokal.
Diketahui juga bahwa ke depan, jamu akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan wellness tourism di Kota Solo. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kota Solo terus mendorong pelestarian budaya jamu yang menjadi bagian dari warisan budaya Keraton.
Diharapkan jamu tidak hanya menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru bagi UMKM, dan menjadi ikon unggulan Kota Solo dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan kolaborasi yang kuat bersama BPOM, pemkot Solo sangat optimistis dapat menjadi salah satu pusat pengembangan jamu nasional sekaligus destinasi wellness tourism yang unggul. (JK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....