Tangani Dampak Kebakaran Pasar Lima, Perumda Pasar Siapkan Langkah Cepat
- 10 Jul 2026 20:00 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Lima Kota Banjarmasin pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026, meninggalkan duka mendalam bagi para pedagang yang terdampak. Kawasan pertokoan padat tersebut ludes dilahap si jago merah beserta sebagian besar aset dagangan milik para pedagang.
Berdasarkan data sementara yang dirilis Perumda Pasar Banjarmasin, sedikitnya tercatat ada 162 unit kios milik pedagang yang hangus terbakar. Salah seorang pedagang terdampak, Lia, mengaku hanya bisa pasrah mendapati dua unit tokonya kini telah rata dengan tanah.
"Ini toko milik abah (bapak) saya. Jadi sementara kita selamatkan yang masih bisa diselamatkan dulu, stok ikan dan barang-barang lainnya," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.
Beruntung, dua unit toko lainnya milik Lia berhasil selamat dari jilatan api yang merembet dengan cepat. Kisaran total kerugian materiil yang dideritanya akibat musibah ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
"Pelan-pelan kita bangun lagi nanti. Harapannya bisa bangkit," ujarnya.
Kawasan blok pasar yang terbakar ini diketahui menjual berbagai macam kebutuhan harian warga, mulai dari ikan asin, perabotan rumah tangga, kelontong, hingga toko bangunan. Seluruh area pertokoan yang terdampak dalam musibah tersebut dipastikan berada langsung di bawah pengelolaan Perumda Pasar Banjarmasin.
"Siapapun yang beraktivitas di sini ada di bawah pengelolaan perumda. Sehingga bersama-sama nanti kita cari solusi terbaik," ujar Ketua Dewan Pengawas Perumda Pasar Banjarmasin, Matnor Ali.
Ia menyebut akan segera berkoordinasi dengan jajaran manajemen Perumda Pasar untuk mengambil langkah cepat penanganan pascakebakaran. Pihaknya juga mendorong agar para pedagang terdampak dapat segera diajak duduk bersama demi memastikan roda perekonomian mereka kembali berjalan normal.
"Semoga hari Sabtu atau Senin nanti kita bisa undang para pedagang ini. Kita akan usahakan itu," ujar Matnor Ali menambahkan.
Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran pasar tersebut. Proses pendataan juga terus dilakukan guna memastikan keakuratan data korban serta kerusakan riil di lapangan.
Sebagai catatan, peristiwa kebakaran pasar di Banjarmasin ini bukan yang pertama kali terjadi sepanjang tahun ini. Sebelumnya, musibah serupa juga sempat melanda kawasan Pasar Harum Manis II, tepatnya di blok pasar bawang, pada tanggal 4 Mei lalu yang menghanguskan puluhan toko.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....